Perilaku Konsumen


Perilaku konsumen pada hakikatnya untuk memahami “Mengapa konsumen
melakukan dan apa yang mereka lakukan” (Schiffman, 2020) mengemukakan
bahwa studi perilaku konsumen adalah suatu studi mengenai bagaimana seorang
individu membuat keputusan untuk mengalokasikan sumber daya yang tersedia
(waktu, uang, usaha dan energi). Konsumen memiliki keragaman yang menarik
untuk dipelajari karena meliputi seluruh individu dari berbagai usia, latar belakang
budaya, pendidikan, dan keadaan sosial ekonomi. Menurut (Kotler & Keller, 2021)
Perilaku konsumen adalah studi bagaimana individu, kelompok dan organisasi
memilih, membeli, menggunakan dan menempatkan barang, jasa, ide atau
pengalaman untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan mereka.
Perilaku konsumen sangat dipengaruhi oleh keadaan dan situasi lapisan
masyarakat di mana perilaku dilahirkan dan berkembang. Ini berarti konsumen
berasal dari lapisan masyarakat atau lingkungan yang berbeda akan mempunyai
penilaian, kebutuhan, pendapat, sikap dan selera yang berbeda-beda, sehingga
pengambilan keputusan dalam tahap pembelian akan dipengaruhi oleh beberapa
faktor. Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen menurut (Kotler & Keller,
2021) terdiri dari :

  1. Faktor Kebudayaan : Faktor kebudayaan berpengaruh luas dan
    mendalam terhadap perilaku konsumen. Faktor kebudayaan terdiri dari:
    budaya, sub budaya, kelas sosial .
  2. Faktor Sosial : Selain faktor budaya, perilaku konsumen dipengaruhi
    oleh faktor-faktor sosial seperti kelompok acuan, keluarga serta status
    sosial.
  3. Faktor Pribadi : Faktor pribadi yang memberikan kontribusi terhadap
    perilaku konsumen terdiri dari; usia dan tahap siklus hidup, pekerjaan
    dan lingkungan ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri.
  4. Faktor Psikologis : Pilihan pembelian seseorang dipengaruhi oleh empat
    faktor psikologi utama yaitu motivasi, persepsi, pembelajaran, seta
    keyakinan dan pendirian