Kualitas Produk


Menurut Lupiyoadi (2014) kualitas produk adalah sejauh mana produk
memenuhi spesifikasi spesifikasinya. Nilai yang diberikan oleh pelanggan diukur
berdasarkan kepercayaan (reliability), ketahanan (durability), dan kinerja
(performance) terhadap bentuk fisik dan citra
produk. Kualitas produk menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam
pembelian suatu produk karena mengetahui bagaimana kualitas atau kondisi
produk yang akan dibeli tersebut.
Kualitas produk adalah bagaimana produk tersebut memiliki nilai yang
dapat memuaskan konsumen baik secara fisik maupun secara psikologis yang
menunjukkan pada atribut atau sifat-sifat yang terdapat dalam suatu barang atau
hasil (Kotler dan Amstrong (2015:224).
Philip Kotler mendefinisikan produk sebagai sesuatu yang dapat disajikan
kepada pasar untuk diperhatikan, dimiliki, digunakan, atau dikonsumsi guna
memuaskan keinginan atau kebutuhan. Klasifikasi produk melibatkan beberapa
kelompok, antara lain:
a. Produk Berdasarkan Ketahanan Dan Keberwujudannya:

  1. Barang tidak tahan lama merupakan barang berwujud yang umumnya
    digunakan dalam satu atau beberapa kali penggunaan, seperti sabun,
    pasta gigi, makanan, dan minuman ringan.
  2. Barang tahan lama adalah barang berwujud yang dapat digunakan untuk
    jangka waktu lama, contohnya lemari pendingin, mesin fotokopi, dan
    pakaian.
  3. Jasa adalah produk yang tidak berwujud, tak terpisahkan, bervariasi, dan
    dapat musnah, seperti salon, nasihat hukum, dan perbaikan peralatan.
    b. Produk Industri
  4. Bahan dan suku cadang adalah barang yang menjadi bagian dari produk
    produsen, seperti kapas, gandum, dan beras.
  5. Barang modal adalah barang tahan lama yang memfasilitasi
    pengembangan atau pengelolaan produk jadi, misalnya bangunan pabrik,
    mesin produksi, dan kantor.
  6. Layanan bisnis dan pasokan melibatkan barang dan jasa jangka pendek
    yang mendukung pengembangan atau pengelolaan produk jadi,
    contohnya pelumas mesin, bahan bakar, dan alat tulis.
    c. Produk konsumen:
  7. Barang sehari-hari, seperti makanan dan minuman, sering dibeli
    konsumen dengan segera dan usaha minimum.
  8. Barang belanja adalah barang yang dibandingkan oleh konsumen
    berdasarkan kecocokan, kualitas, harga, dan gaya, misalnya pakaian,
    sepatu, dan kosmetik.
  9. Barang yang tidak dicari adalah barang yang tidak dikenal atau biasanya
    tidak terpikirkan untuk dibel