Elemen Kepuasan Pelangggan


Elemen kepuasan konsumen menurut Wilkie (1994) yaitu:

  1. Expectations: Harapan konsumen terhadap suatu barang atau jasa telah
    dibentuk sebelum konsumen membeli barang atau jasa tersebut. Pada saat proses
    pembelian dilakukan, konsumen berharap bahwa barang atau jasa yang mereka
    terima sesuai dengan harapan, keinginan dan keyakinan mereka. Barang atau jasa
    yang sesuai dengan harapan konsumen akan menyebabkan konsumen merasa
    puas.
  2. Performance: Pengalaman konsumen terhadap kinerja aktual barang atau
    jasa ketika digunakan tanpa diperngaruhi oleh harapan mereka. Ketika kinerja
    aktual barang atau jasa berhasil maka konsumen akan merasa puas.
  3. Comparison: Hal ini dilakukan dengan membandingkan harapan kinerja
    barang atau jasa sebelum membeli dengan persepsi kinerja aktual barang atau jasa
    tersebut. Konsumen akan merasa puas ketika harapan sebelum pembelian sesuai
    atau melebihi perepsi mereka terhadap kinerja aktual produk.
  4. Confirmation/disconfirmation: Harapan konsumen dipengaruhi oleh
    pengalaman mereka terhadap penggunaan merek dari barang atau jasa yang
    berbeda dari orang lain. Confirmation terjadi bila harapan sesuai dengan kinerja
    aktual produk. Sebaliknya disconfirmation terjadi ketika harapan lebih tinggi atau
    lebih rendah dari kinerja aktual produk, konsumen akan merasa puas ketika tejadi
    confirmation / discofirmation.
    Ada empat komponen yang membentuk kepuasan pelanggan, yaitu:
  5. Stimulus, Stimulus adalah rangsangan yang dapat diterima pelanggan
    dengan baik melalui indra (mata, telinga, rasa, bau). Rangsangan bisa berupa fisik
    (tempat parkir, alatcanggih, ruangan perawatan) dan non fisik seperti sikap dan
    perilaku perawatan atau dokter serta prosedur pemeriksaan. Rangsangan akan
    diamati oleh pasien dan dinilai (dipersepsi) serta direspons pasien secara sadar
    atau tidak sadar.
  6. Penilaian pelanggan, Value dapat dinyatakan dalam atribut baik, jelek,
    dingin, lucu, membantu, sikap positif, negatif, dan netral.
  7. Reaksi, Reaksi pelanggan dalam konteks afektif dan kognitif dapat berupa
    perasaan puas, tidak puas, senang, tidak senang, marah, atau sedih. Reaksi
    maupun penilaian atas stimulus dipengaruhi pula oleh perbedaan karakteristik
    individu.
  8. Perbedaan karakteristik individu., Yaitu predisposisi (umur, jenis
    kelamin), perilaku sebelumnya dan pengalaman pribadi dalam pelayanan
    kesehatan sebelumnya