Dimensi Kualitas Pelayanan


Menurut Parasuraman dalam Anggraini (2021) untuk mengetahui
kualitas pelayanan yang diberikan kepada konsumen terdapat lima dimensi
kualitas pelayanan yaitu:

  1. Tangibles (yang teramati) yaitu kualitas pelayanan berupa penampilan fisik
    fasilitasnya, teknologi pendukung, dan tampilan karyawannya. Penampilan
    fisik perusahaan akan sangat berpengaruh pada evaluasi pelanggan
    terhadap kualitas pelayanan yang diberikan perusahaan.
  2. Reliability (keandalan) yaitu kemampuan dan keandalan perusahaan untuk
    untuk menyediakan pelayanan yang terpercaya. Keandalan menunjukkan
    seberapa jauh perusahaan memberikan pelayanan sama seperti yang telah
    dijanjikan secara akurat dan tepat. Keandalan ini tidak hanya penting untuk
    masalah-masalah yang besar, karena masalah kecil juga menjadi hal
    penting untuk pelanggan dalam memberikan evaluasi tentang perusahaan.
  3. Responsiveness (ketanggapan) yaitu berupa kesanggupan untuk membantu
    dan menyediakan pelayanan secara cepat dan tepat, serta tanggap terhadap
    keinginan konsumen. Daya tanggap menunjukkan kemauan dan
    komitmen dari perusahaan dalam memberikan pelayanan yang tepat waktu.
    Daya tanggap tidak hanya mengenai cepatnya pelayanan yang diberikan,
    tetapi juga kemauan dari perusahaan atau karyawan dalam membantu
    pelanggan
  4. Assurance (jaminan) yaitu berupa kemampuan dan keramahan serta sopan
    santun pegawai dalam meyakinkan kepercayaan konsumen. Kemampuan
    untuk melahirkan kepercayaan dan keyakinan dari pelanggan yang meliputi
    pengetahuan, kesopansantunan, dan kemampuan karyawan untuk
    menumbuhkan rasa percaya pelanggan terhadap perusahaan.
  5. Empathy (empati) yaitu berupa sikap tegas tetapi penuh perhatian dari
    karyawan terhadap konsumen. Kemampuan komunikasi para karyawan
    untuk menjelaskan dengan baik mengenai pelayanan yang disediakan
    perusahaan akan memberikan dampak baik dari evaluasi pelanggan.