Dalam mengukur kegiatan pemasaran, perusahaan perlu
menerapkan manajemen pemasaran agar terciptanya tujuan perusahaan
dalam mengelola pemasaran. Dalam proses yang perlu dilalui ialah adanya
perencanaan, pengarahan, pengendalian dan penetapan harga, pemetaan
distribusi, serta kegiatan promosi.
Menurut Kotler dalam Arraniri et al., (2022:7) pemasaran
merupakan proses sosial yang memungkinkan orang dan kelompok dalam
pertukaran yang memenuhi sasaran-sasaran individu dalam organisasi.
Dengan menciptakan, memberikan, dan mengkomunikasikan kepada
pelanggan untuk menciptakan pemasaran yang tepat.
Menurut Karyanto et al., (2021:17) pemasaran merupakan aktivitas
dan proses dalam mengkomunikasikan, merencanakan strategi, menentukan
harga, melakukan promosi hingga mendisribusikan produk bagi pelanggan,
klien, mitra, dan masyarakat umum. Untuk pemenuhan kebutuhan manusia
yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia.
Menurut Sumarwan dalam Indrasari (2019:4) pemasaran merupakan
adalah suatu proses yang dimana mengindentifkasikan kebutuhan
konsumen kemudian memproduksi barang atau jasa tersebut sehingga
terjadi transaksi atau pertukaran antara produsen dengan konsumen.
Menurut Fandy Tjiptono dalam Saleh et al., (2019:1) pemasaran
adalah kegiatan yang bertujuan untuk menarik perhatian pembeli dalam
mengkonsumsi produk yang ditawarkan. Oleh karena itu pemasaran
memainkan peranan penting dalam pengembangan strategi.
