Indikator Keputusan Pembelian


Menurut Kotler Phillp (2021) terdapat beberapa indikator dalam keputusan
pembelian sebagai berikut:
1) Adanya sebuah kemantapan produk, sebuah keputusan pembelian dapat juga
dilakukan oleh konsumen dengan mencari sebuah informasi tersebut.
2) Terdapat kebiasaan membeli, mendapatkan rekomendasi dari supplier yang
informasi penting, bahwa sebuah indikator keputusan pembelian sangat
menarik.
3) Rekomendasi dari orang lain, dapat menyampaikan sebuah informasi dari orang
lain agar dapat tertarik melakukan pembelian ini.
4) Adanya pembelian ulang, ini sangat penting dalam bisnis anda, maka adanya
sebuah sebab kemudian konsumen juga melakukan pembelian ulang pada suatu
produk
Menurut Kotler dan Amstrong (2016:188) terdapat beberapa indikator
dalam keputusan pembelian sebagai berikut:
1) Pemilihan Produk (Product Choice)
Konsumen dapat mengambil keputusan untuk membeli suatu produk atau
menggunakan uangnya untuk tujuan yang lain. Dalam hal ini, perusahaan harus
memusatkan perhatiannya kepada orang-orang yang berniat membeli suatu
produk serta alternatif yang akan mereka pertimbangkan. Misalnya: kebutuhan
suatu produk.
2) Pemilihan Merek (Brand Choice)
Konsumen harus menentukan merek mana yang akan dibeli, setiap merek
memiliki perbedaan-perbedaan tersendiri. Dalam hal ini perusahaan harus
mengetahui bagaimana konsumen memilih sebuah merek. Sehingga konsumen
dalam memilih produk menyatakan mereknyalah yang akan dipilih. Misalnya:
kepercayaan dan popularitas merek
3) Pemilihan Saluran Pembelian (Dealer Choice)
Konsumen harus mengambil keputusan tentang penyalur mana yang akan
dikunjungi. Setiap konsumen berbeda-beda dalam hal menentukan penyalur,
dapat dikarenakan faktor lokasi yang dekat, harga yang murah, persediaan
barang yang lengkap. Kenyamanan berbelanja, dan keleluasaan tempat. Seperti
misalnya konsumen akan memilih tempat yang mudah ia jangkau.
4) Penentuan Waktu Pembelian (Purchase Timing)
Keputusan konsumen dalam pemilihan waktu pembelian dapat berbedabeda.
Konsumen akan mempertimbangkan kapan dia akan membeli suatu produk.
Dan konsumen akan memilih waktu yang tepat untuk membeli produk yang
dipilihnya.
5) Jumlah Pembelian (Purchase Amount)
Konsumen dapat mengambil keputusan tentang seberapa banyak produk yang
akan dibelinya pada suatu saat. Pembelian yang dilakukan mungkin lebih dari
satu jenis produk. Dalam hal ini perusahaan harus mempersiapkan banyaknya
produk sesuai dengan keinginan yang berbeda-beda dari para pembeli.
Konsumen akan menetapkan membeli dan menggunakan satu atau lebih produk
yang dipilihnya