Dimensi Kualitas layanan


Kualitas layanan dapat diukur melalui dimensi-dimensi kualitas
layanan. berikut pengertian dimensi kualitas layanan (Tjiptono, 2017):

  1. Jaminan (Assurance), mencakup pengetahuan, kemampuan, kesopanann,
    dan sifat yang dapat di percaya yang dimiliki suatu layanan jasa, bebas dari
    bahaya, resiko atau keraguan. Merupakan dimensi terpenting dari suatu
    pelayanan dimana para konsumen harus bebas dari bahaya dan resiko yang
    tinggi atau bebas dari keraguan dan ketidakpastian.
  2. Empati (Empathy), mencakup kemudahan dalam melakukan komunikasi
    yang baik, professional dalam memberikan perhatian terhadap apa yang
    dibutuhkan konsumen. Hal terpenting dari empati adalah cara penyampaian
    yang baik secara personal, serta para pelanggan dianggap sebagai orang
    yang penting dan khusus.
  3. Bukti langsung (Tangible), meliputi fisik pegawai, perlengkapan pegawai,
    dan sarana komunikasi. Tangible sering digunakan oleh perusahaan yang
    bergerak dalam bidang jasa untuk meningkatkan kualitas perusahaan di
    mata konsumen.
  4. Daya tanggap (Responsiveness), merupakan cara perusahaan untuk
    membantu pelanggan dan memberikan pelayanan yang tanggap, dengan
    memberikan pelayanan yang dijanjikan oleh perusahaan mengenai
    penyampaian jasa, prosedur pelayanan, serta pemecahan masalah.
  5. Keandalan (Reliability), merupakan kemampuan perusahaan untuk
    memberikan pelayanan sesuai yang dijanjikan secara akurat dan terpercaya.
    Kinerja harus sesuai dengan harapan pelanggan yang berarti ketepatan
    waktu, pelayanan yang sama untuk semua pelanggan tanpa kesalahan, sikap
    yang simpatik dan dengan akurasi yang tinggi