Metode Pengukuran Kepuasan Pelanggan


Philip Kotler (1994) dalam Fandy Tjiptono (2000) mengidentifikasikan
empat metode untuk mengukur kepuasan pelanggan, yaitu sebagai berikut :

  1. Sistem Keluhan dan Saran
    Organisasi yang beroriantasi pada pelanggan perlu memberikan
    kesempatan pada pelanggan dalam menyampaikan pendapatnya yang memang
    dirasa baik ataupun yang tidak sesuai. Cara atau media yang digunakan bisa
    berupa kotak saran, saluran telepon khusus bebas pulsa, dan lain-lain. dimana
    informasi melalui media seperti ini dapat memberikan ide-ide baru dan
    masukan kepada perusahaan agar dapat cepat dan tanggap mengatasi masalah
    masalah yang timbul.
  2. Ghost Shopping
    Yaitu suatu cara untuk mendapatkan gambaran mengenai kepuasan
    pelanggan dengan mempekerjakan beberapa orang yang berperan atau bersikap
    sebagai pelanggan atau pembeli potensial produk perusahaan dan pesaing
    mengenai kekuatan, kelemahan produk dan pesaing berdasarkan pengalaman
    merekadalam pembelian produk tersebut.
  3. Lost Customer Ananlisys
    Yaitu suatu strategi yang dilakukan oleh perusahaan dengan
    menghubungi pelanggan yang telah berhenti membeli atau berpindah tempat
    pemasok, hal ini dimaksudkan agar perusahaan bisa mengambil kebijakan
    perbaikan dan penyempurnaan selanjutnya.
  4. Survey kepuasan pelanggan
    Yaitu suatu cara yang dilakukan oleh perusahaan dalam memperoleh
    tanggapan dan umpan balik secara langsung dari pelanggan dan juga
    memberikan tanda positif bahwa perusahaan menaruh perhatian terhadap
    pelanggannya