Tingkat kepuasan kerja setia karyawan berbeda-beda, kepuasan kerja
karyawan tergantung pada apa yang diharapkan dengan apa yang diterima.
Tinggi rendahnya kepuasan kerja berkaitan dengan aspek fisik dalam
melaksanakan kerja, kondisi lingkungan pekerjaan, rekan kerja dan
interaksinya. Tingkat kepuasan kerja dapat di ketahui dengan indikatorindikator kepuasan kerja. Luthans mengungkapkan terdapat sejumlah
indikator-indikator kepuasan kerja, yaitu :
- Pekerjaan itu sendiri
Kepuasan pekerjaan itu sendiri merupakan sumber utama kepuasan - Gaji
Upah dan gaji dikenal menjadi signifikan, tetapi kompleks secara
kongnitif dan merupakan faktor multidimensi dalam kepuasan kerja. - Promosi
Kesempatan promosi sepertinya memiliki pengaruh berbeda pada
kepuasan kerja karna promosi memiliki sejumlah bentuk yang berbeda
dan memiliki berbagai penghargaan. - Pengawasan
Pengawasan merupakan sumber penting lain dari kepuasan kerja.
Terdapat dua dimensi pengawasan yang dapat mempengaruhi kepuasan
kerja. Yang pertama adalah berpusat pada karyawan dan dimensi yang
lain adalah partisipasi atau pengaruh, seperti diilustrasikan oleh manajer
yang memungkinkan orang untuk berpartisipasi dalam pengambilan
keputusan. - Rekan kerja
Rekan kerja atau anggota tim yang kooferatif merupakan sumber
kepuasan kerja yang paling sederhana pada karyawan secara individu.
Kelompok kerja, terutama tim yang kuat bertindak sebagai sumber
dukungan, kenyamanan, nasehat, dan bantuan pada anggota individu. - Kondisi kerja
Efek lingkungan kerja pada kepuasan kerja sama halnya dengan efek
kelompok kerja. Jika segalahnya berjalan baik, tidak ada masalah
kepuasan kerja.
