Menurut Tjiptono dan Chandra (2014) teori mengenai kepuasan pasien
terbagi atas 3 kategori yang dijabarkan menjadi beberapa bagian .Berikut desain
teori kepuasan pasien:
A. Cognitive Dissonance Theory
Teori ini menyangkut kenyamanan pribadi terhadap jasa yang mereka
terima. Perasaan yang tidak sesuai terhadap hasil kinerja dari jasa yang telah
mereka beli dan sangat jauh berbeda dengan ekspektasi yang mereka gantungkan dari suatu jasa. Hal- hal yang perlu diperhatikan mengenai
harapan pasien sebelum melakukan pembelian yaitu:
- Nilai pertama yang pertama kali diharapkan oleh pasien atas biaya yang
telah mereka keluarkan untuk suatau produk atau jasa yang ditawarkan
oleh rumah sakit. - Hasil kerja optimal yang diinginkan oleh pasien.
- Tingkat kinerja yang paling diharapkan oleh pasien .(digunakan untuk
mengukur kepuasan pasien). - Tingkat paling rendah yang dapat dimaklumi oleh Rumah Sakit
mengenai suatu jasa atau kelemahan yang tidak menjadi pertimbangan
bagi pasien dalam melakukan perawatan dirumah sakit.
B. Contrast Theory
Tahap ini pasien akan sangat memberikan perbedaan dari suatu jasa yang
mereka terima dengan hasil kinerja dari suatu jasa. Apabila jasa yang
mereka terima melebihi ekspektasi maka mereka akan sangat puas.
C. Assimilation Contrast Theory
Teori ini melihat ekspektasi konsumen (pasien) terhadap jasa yang
ditawarkan.Teori ini gabungan teori Cognitive Theory and Contrast Theory.
D. Adaption Level Theory
Teori ini menjelaskan pasien yang melakukan perawatan dirumah sakit
berdasarkan dari hal hal yang diadopsinya.Teori ini melihat pengaruh positif
dan negative pada tingkat evaluasi akhir dari suatu produk.
E. Opponent Process Theory
Teori ini menjelaskan alasan pasien yang pada dasarnya sangat puas dengan
Suatu produk atau jasa dan tidak puas dengat suatu produk tersebut.
F. Equity Product
Teori ini menganilis pertukaran antara hasil antara input dan output.
G. Consumen Surplus
Teori ini melihat suatu perbandingan harga,dikatan surplus konsumen
apabila adanya kepuasan yang dirasakan oleh pasien yang bersangkutan.
H. Utility Theory
Teori ini berfikus pada alasan pasien membuat keputusan dalam melakukan
pembelian dengan berdasarkan referensi dan penilaian terhadap suatu jasa.
I. Alienation
Teori ini menjelaskan ketidak puasan pasien dari sisi tidak efektif pasar
terhadap perasaan kecewa yang dirasakan oleh pasien.
J. Comunication Effect Theory
Teori ini menjelaskan bahwa perasaan puas dan tidak puas pelanggan,
adalah evaluasi akhir dari pelanggan terhadap perubahan komunikasi.
