Aspek-aspek Loyalitas Kerja


Menurut Hasibuan (dalam Safitri & Hanifuddin, 2022:91) menyatakan
bahwa aspek loyalitas kerja diantaranya yaitu :
a. Ketaatan atau kepatuhan yaitu kesanggupan individu karyawan untuk
mentaati semua peraturan, menjalakan segala perintah yang telah di
diberikan oleh pemimpin, serta kesanggupan karyawan untuk tidak
melanggar peraturan yang telah ditetapkan.
b. Pengabdian yaitu kontribusi pemikiran dan tenaga dari karyawan secara
sukarela kepada perusahaan.
c. Kejujuran yaitu keselarasan antara yang terucap atau perbuatan dengan
kenyataan oleh karyawan.
d. Bertanggung jawab yaitu kesanggupan karyawan untuk menyelesaikan
pekerjaan dengan baik, tepat waktu serta berani mengambil resiko
keputusan yang dibuat.
Menurut Soegandhi dkk (dalam Akila, 2020:228-229) mengungkapkan
terdapat enam aspek dalam loyalitas kerja yaitu :
a. Taat pada peraturan yaitu peraturan yang diterapkan untuk memperlancar
dan harus ditaati dengan baik, serta kedisiplinan yang menguntungkan
instansi, baik secara intern maupun ekstern.
b. Tanggung jawab pada perusahaan yaitu kesanggupan pegawai untuk
melaksanakan tugasnya akan memberikan keberanian dan kesadaran
bertanggung jawab terhadap resiko atas tugas yang telah dilaksanakan.
c. Kemauan untuk bekerja sama yaitu bekerjasama dengan rekan kerja akan
memungkinkan perusahaan dapat mencapai tujuan bersama.
d. Rasa memiliki yaitu rasa ingin memiliki terhadap perusahaan akan membuat
pegawai memiliki sikap untuk ikut menjaga dan bertanggung jawab
terhadap perusahaan, sehingga akan menimbulkan loyalitas untuk mencapai
tujuan perusahaan.
e. Hubungan antar pribadi yaitu pegawai yang mempunyai loyalitas kerja
tinggi akan mempunyai sikap fleksibel ke arah hubungan antara pribadi.
f. Kesukaan terhadap pekerjaan yaitu kesukaan terhadap pekerjaan dari diri
individu dapat dilihat dari keunggulan pegawai dalam bekerja dan pegawai
tidak pernah menuntut apa yang di terimanya di luar gaji pokok