Business to Business (B2B)


Business to Business (B2B) merupakan proses penjualan produk atau jasa
dari satu perusahaan kepada perusahaan lainnya. Fokus utama dari Business to
Business (B2B) ini adalah memberikan produk atau jasa yang memiliki kualitas
tinggi serta menciptakan rasa kepercayaan dengan konsumen. Prioritas utama
dalam Business to Business (B2B) adalah menciptakan kerjasama yang berskala
panjang dengan para konsumen. Konsep ini melibatkan pemasaran berbasis
hubungan antara pemilik usaha dengan konsumen mereka. Relationship
Marketing, yang dikemukakan oleh Kotler pada tahun 2017, merupakan praktik
atau cara untuk menciptakan relasi atau hubungan jangka panjang yang dapat
memberikan kepuasan kepada konsumen, pemasok, serta penyalur supaya bisnis
tetap bertahan dalam waktu jangka panjang (Rumefi, 2023)
Pemasaran Business to Business (B2B) merupakan proses pemasaran yang
melibatkan antara penjualan produk atau layanan dari satu perusahaan ke
perusahaan lainnya. Lain halnya dengan pemasaran menggunakan metode B2C
(Business to Customer) yang mengacu pada konsumen akhir, sedangkan untuk
Business to Business (B2B) menargetkan pasar bisnis dan memprioritaskan
hubungan jangka panjang dengan mitra bisnis. Dalam pemasaran Business to
Business (B2B), terdapat beberapa karakteristik yang penting, seperti:
1) Produk atau layanan yang ditawarkan kepada konsumen dalam pemasaran
Business to Business (B2B), pada umumnya lebih kompleks dan khusus,
sebab perusahaan Business to Business (B2B) memerlukan solusi yang
disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
2) Tahapan dalam pengambilan keputusan dalam pemasaran Business to
Business (B2B), yang lebih kompleks dan melibatkan sejumlah pemangku
kepentingan dalam sebuah instansi. Keputusan pembelian Business to
Business (B2B) membutuhkan pertimbangan yang mendalam dan dapat
mengambil waktu yang lebih lama.
Menurut Shepherd definisi pemasaran Business to Business (B2B)
didasarkan pada pengalaman praktis serta menggambarkan bahwa pemasaran
Business to Business (B2B) meliputi segala hal yang dilakukan oleh sebuah
instansi untuk mengidentifikasi, memperoleh, serta mendukung kesempatan atau
peluang pendapatan (Shepherd, 2012).