Menurut Tjiptono (Mekari, 2022), strategi pemasaran yaitu suatu alat
fundamental yang dirancang untuk mencapai tujuan suatu perusahaan dengan
mengembangkan keunggulan daya saing yang berkesinambungan melewati
pasar yang dimasuki, dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani
pasar target tersebut. Strategi pemasaran di setiap perusahaan merupakan
perencanaan secara keseluruhan untuk mencapai tujuan perusahaan. Dengan
kata lain, setiap perusahaan memiliki cara sendiri dalam melakukan proses
marketing, sesuai dengan karakteristik dan kesanggupan masing-masing
perusahaan. Berikut adalah konsep strategi pemasaran menurut Amstrong, el.al
(2012:75):
1) Segmentasi pasar, setiap konsumen pasti memiliki kebutuhan dan
keinginan yang berbeda. Perusahaan harus melakukan klasifikasi
pasar yang bersifat heterogen menjadi satu-satunya pasar yang
bersifat homogen.
2) Marketing positioning, tidak satupun perusahaan yang benar-
benar menguasai seluruh pasar. Itulah mengapa setiap
perusahaan harus memilih segmen paling menguntungkan untuk
mendapatkan posisi yang kuat dalam pasar.
3) Market entry strategy, strategi perusahaan agar dapat masuk
segmen pasar tertentu, dengan cara membeli perusahaan lain
atau kerjasama dengan perusahaan yang lainnya.
4) Bauran pemasaran, kumpulan beberapa variabel yang telah
digunakan perusahaan untuk mempengaruhi konsumen
diantaranya produk merupakan sesuatu yang diperjualbelikan di
pasar, kemudian digunakan untuk kegiatan konsumsi dalam
rangka memenuhi kebutuhan konsumen (Alma, 2008). Harga yaitu
faktor penentu dalam menentukan pasar yang dialokasikan oleh
perusahaan. Harga juga yang akan memberikan pemasukan
perusahaan Rismiati dalam (Wijaya, 2016). Tempat, yaitu kegiatan
dalam menentukan tempat dengan pertimbangan mudah dan
gampang dijangkau oleh konsumen (Kasmir, 2004). Dan promosi,
yaitu kegiatan pemasaran bauran yang dalam kegiatannya untuk
mempromosikan dalam rangka memperkenalkan produk barang
atau jasa yang diproduksinya baik secara langsung maupun tidak
langsung
