Menurut Kotler dan Armstrong (2019:63) “promosi merupakan kegiatan dalam
upaya menyampaikan manfaat produk dan membujuk pelanggan untuk membeli
produk yang ditawarkan. Promosi merupakan salah satu faktor penentu mengenai
keberhasilan program pemasaran. Jika konsumen belum pernah mendengar atau
mengetahui produk yang ditawarkan perusahaan dan juga manfaat yang akan
diterima oleh konsumen, maka konsumen tidak akan pernah membeli produk yang
ditawarkan”. Promosi menurut Buchari Alma dalam Hurriyati (2018;58) sebagai
berikut : “Suatu bentuk komunikasi pemasaran yang berusaha menyebarkan
informasi, mempengaruhi atau membujuk, mengingatkan pasar sasaran atas
perusahaan dan produknya agar bersedia membeli dan loyal pada produk yang
ditawarkan perusahaan”.
Tujuan utama dari promosi yakni menginformasikan, membujuk dan
mempengaruhi serta mengingatkan konsumen mengenai perusahaan dan
produknya serta memberikan kepuasan konsumen. Menurut Hurriyati (2018;58)
ketiga tujuan promosi tersebut dapat dijabarkan lebih rinci sebagai berikut :
- “Menginformasikan (informing) yaitu menginformasikan kepada pasar
mengenai keberadaan produk baru, meluruskan kesan yang keliru, mengurangi
ketakutan serta kekhawatiran pembeli mengenai produk tersebut, dan juga
membangun citra perusahaan”. - “Membujuk konsumen sasaran (persuading) untuk mengalihkan pilihan
pembeli ke produk yang ditawarkan perusahaan, mengubah persepsi pembeli
mengenai atribut produk, mendorong pembeli untuk mempunyai niat untuk
membeli produk tersebut”. - “Mengingatkan (reminding) terdiri atas mengingatkan pembeli mengenai
tempat yang menjual produk perusahaan, mengingatkan pembeli bahwa
produk tersebut dibutuhkan dalam waktu dekat, dan menjaga agar ingatan
pertama pembeli untuk jatuh pada produk perusahaan”.
