Menurut Zeithaml dan Bitner yang dikutip oleh Ratih Hurriyanti (2008:47)
mengemukakan bahwa konsep bauran pemasaran tradisional terdiri atas 4P yaitu
product, price, place, promotion. Sementara itu, untuk pemasaran jasa, perlu
bauran pemasaran yang diperluas (expanded marketing mix for services) dengan
penambahan unsur non-tradisional marketing mix yaitu people (orang), physical
evidence (fasilitas fisik), dan process (proses) sehingga menjadi tujuh unsur (7P).
Masing-masing dari tujuh unsur bauran pemasaran tersebut saling berhubungan
dan mempunyai suatu bauran yang optimal sesuai dengan karakteristik
segmennya. Penambahan unsur bauran pemasaran jasa dilakukan karena jasa
memiliki karakteristik yang berbeda dengan produk, yaitu tidak berwujud
(intagibility), tidak dapat dipisahkan (inspirability), berubah-ubah (variability),
mudah lenyap (perishabiliti).
Marketing mix merupakan alat-alat yang saling berkaitan satu dengan yang
lainnya untuk mempengaruhi permintaan produk pasar. (Kotler dan Amstrong,
2010:76)
