Bauran Pemasaran


Setiap perusahaan selalu berusaha untuk dapat tetap hidup, berkembang dan
mampu bersaing. Dalam rangka inilah maka perusahaan/ rumah sakit selalu
menetapkan dan menerapkan strategi dan cara pelaksanaan kegiatan pemasaranya.
Kebijakan pemasaran tentunya sejalan dengan konsep pemasaran, yang
menekankan pemberian pelayanan yang memuasakan kepada konsumen, melalui
kegiatan dan strategi pemasaran yang terpadu dan memungkinkan diperolehnya
keuntungan/laba dalam jangka panjang. Salah satu unsur dalam strategi
pemasaran terpadu adalah strategi acuan/ bauran pemasaran, yang merupakan
strategi yang dijalankan perusahaan, yang berkaitan dengan penentuan bagaimana
perusahaan menyajikan penawaran produk pada segmen pasar tertentu yang
merupakan sasaran pasarnya (Sofhan Assauri, 2018)
Marketing mix merupakan kombinasi variable atau kegiatan yang merupakan
inti dari system pemasaran, variable yang dapat dikendalikan oleh perusahaan
untuk mempengaruhi reaksi para pembeli dan konsumen (Sofhan Assauri, 2018).
Dalam literature review ini marketing mix jasa yang digunakan adalah product,
price, promotion, place, personal traits, process dan physical evidence. Hal ini
disebabkan karena keberhasilan penyelenggaraan kesehatan tidak bisa lepas dari
proses penyelenggaraan kesehatan tersebut dan merupakan bagaimana jasa dan
layanan diberikan. Demikian penjelasan dari beberapa komponen bauran
pemasaran
Bauran Pemasaran (Marketing Mix) terdapat 4 (empat) bauran yaitu product,
price, promotion, dan place (4P) (Malau, 2017)

  1. Product (Produk adalah “segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar
    unutk perhatian, akuisi, penggunaan dan konsumsi yang dapat memuaskan
    keingginan atau kebutuhan”.
  2. Price (Harga) ini mengacu pada jumlah uang yang harus dibayar oleh
    pembeli agar mendapat produk yang kita jual. Hal ini merupakan proses
    menetapkan nilai produk dalam bentuk harga moneter.
  3. Promotion (Promosi) adalah aspek informasi produk kepada konsumen.
    Ini termasuk periklanan, promosi penjualan, publisitas, hubungan
    masyarakat, sponsorship, yang mengacu pada berbagai metode untuk
    mempromosikan produk, merek, atau perusahaan.
  4. Place (Distribusi) mengacu pada penyuluran produk agar sampai ke
    pelanggan. Misalnya, orang yang menjual langasung kepada pembeli atau
    ritel. Penyalur ini kadang-kadang disebut juga tempat jualan, mengacu
    pada saluran dimana suatu produk atau jasa dapat diperoleh oleh
    konsumen.