Dalam mengukur tercapainya suatu variabel, maka dibutuhkan indikatorindikator yang tepat untuk dapat menjadi segala macam gejala atau suatu
Tindakan nyata yang akan mempengaruhi suatu halseperti pengembanagan karir.
Menururt Rivai (2018: 44-45) menyatakan bahwa indikator
pengembangan karir adalah sebagai berikut:
- Prestasi Kerja
Asumsi kinerja karyawan yang baik melandasi seluruh aktivitas
pengembangan karir, Ketika kinerja karyawan berada di bawah standar
dan tidak fokus pada pengembangan karir yang lain, maka tujuan karir
yang paling sederhana sekalipun tidak akan tercapai. Dari hal ini terlihat
bahwa kemajuan karir terletak pada kinerja karyawan dan prestasi
karyawan. - Eksposur (Exposure)
Eksposur untuk memahami apa yang diharapkan dari adanya pemindahan,
promosi atau kesempatan kerja lain dengan melakukan tugas kondusif.
Dengan adanya eksposur, karyawan dapat mengetahui peluang apa yang
diperlukan dalam mencapai tujuan karir. - Jaringan Kerja (Networking)
Adanya hubungan jaringan antar karyawan satu dengan karyawan yang
lain dan dengan kelompok professional, situasi ini akan memberikan suatu
ikatan kerja atau jaringan kerja yang baik dalam organisasi perusahaan.
Jaringan kerja tersebut nantinya akan sangat bermanfaat untuk karyawan
dalam pengembangan karir. - Pembimbing dan Sponsor
Dengan adanya mentor, dapat membantu karyawan untuk mengevaluasi
segala aktivitas Kinerjanya. Selanjutnya ini akan berdampak pada
pengembangan karir karyawan dimana masukan dan nasehat yang
diberikan oleh pembimbing ini dapat membantu karyawan dalam proses
pengembangan karir.
