Menurut Siagian (2015), indikator pengembangan karir adalah:
- Prestasi Kerja
Prestasi kerja yang memuaskan. Pangkal tolak pengembangan karir
seseorang adalah prestasi kerjanya melakukan tugas yang dipercayakan
kepadaya sekarang. Tanpa prestasi kerja yang memuaskan, sukar bagi
seorang pekerja untuk diusulkan oleh atasannya agar dipertimbangkan untuk
dipromosikan ke pekerjaan atau jabatan yang lebih tinggi di masa depan.
Padahal tanpa usul atasan langsung, bagian kepegawaian akan tidak
memiliki bahan yang cukup untuk memproyeksikan suatu bentuk promosi
bagi pekerja yang bersangkutan. Oleh karena itu agar terbuka kemungkinan
bagi seseorang untuk mewujudkan rencana dan tujuan karirnya, prestasi
kerjanya haruslah sedemikian rupa sehingga bukan, hanya memenuhi
berbagai standar yang telah ditentukan, akan tetapi sedapat mungkin dapat
digunakan bahwa seseorang sudah berusaha semaksimal mungkin dan
bahwa usaha tersebut sekaligus merupakan indikator bahwa pegawai yang
bersangkutan memiliki potensi yang dapat dikembangkan dalam rangka
mempersiapkannya memikul tugas dan tanggung jawab yang lebih besar di
masa depan. - Exposure
Exposure adalah atau pengenalan oleh pihak lain. Yang dimaksud
pengenalan disini adalah bahwa berbagai pihak yang berwenang
memutuskan layak tidaknya seseorang dipromosikan – seperti atasan
langsung dan pimpinan bagian kepegawaian – mengetahui kemampuan dan
prestasi kerja pegawai yang ingin merelisasikan rencana karirnya. Bukan
berarti menonjolkan diri. Sikap yang lebih tepat ialaha merendah dengan
prestasi kerja yang memuaskan. - Kesetiaan pada organisasi
Kesetiaan pada organisasi. Per definisi pengembangan karir berarti bahwa
seorang pegawai ingin terus berkarya dalam organisasi tempatnya bekerja
untuk jangka waktu yang lama, misalnya, usia pensiun. - Pemanfaatan mentor dan sponsor
Pengalaman menunjukkan bahwa pengembangan karir seseorang sering
berlangsung dengan lebih mulus apabila ada orang lain dalam organisasi
yang dengan berbagai cara dan jalur bersedia memberikan nasihat
kepadanya dalam meniti karir. - Dukungan manajemen
Bagi mereka yang sudah menduduki posisi manajerial tertentu dan
mempunyai rencana karir yang diwujudkannya, dukungan manajemen pun
sangat membantu. - Pemanfaatan kesempatan untuk bertumbuh
Berbagai kesempatan untuk tumbuh, seperti keikutsertaan dalam program
pelatihan, melanjutkan pendidikan di luar jam kerja atau beusaha supaya
dialihtugaskan, apabila secara sukarela dimanfaatkan akan beakibat secara
positif bukan hanya berupa keuntungan untuk diri sendiri tetapi juga utuk
organisasi. - Berhenti atas permintaan dan kemauan sendiri
Dalam banyak hal, berhenti atas kemauan sendiri mungkin pula merupakan
salah satu cara tebaik untuk mewujudkan rencana karir seseorang. Artinya,
bukanlah hal yang mustahil bahwa dalam suatu organisasi – seperti dalam
organisasi yang kecil – jenjang karir yang mungkin dilalui menjadi sangat
tebatas betapapun besarnya keinginan organisasi untuk membantu para
pegawainya mengembangkan karirnya dalam organisasi
