Diagnosis Anemia Pada Kehamilan (skripsi dan tesis)

 

Untuk menegakkan diagnosis anemia kehamilan dapat dilakukan dengan anamnesis. Pada anamnesis akan didapatkan keluhan cepat lelah, sering pusing, mata berkunang-kunang dan keluhan mual-muntah lebih hebat pada hamil muda. Pemeriksaan dan pengawasan Hb dapat dilakukan dengan menggunakan alat Sahli.

Hasil pemeriksaan Hb dengan Sahli dapat digolongkan sebagai berikut :

Hb 11 gr%                   Tidak anemia (normal)

Hb 9-10 gr%               Anemia ringan

Hb 7-8 gr%                 Anemia sedang

Hb < 7 gr%                 Anemia berat

Pemeriksaan darah dilakukan minimal 2 kali selama kehamilan, yaitu pada trimestester 1 dan 3 (Manuaba, 1998).