Definisi Pelayanan Antental (skripsi dan tesis)

 

Pelayanan antental adalah pelayanan kesehatan oleh professional (dokter spesialis kebidanan, dokterumum, bidan pembantu bidan dan perawat bidan) untuk ibu selama masa kehamilannya sesuai dengan standar pelayanan antenatal yang meliputi 5T yaitu timbang berat badan, ukur tinggi badan, ukur tekanan darah, pemberian imunisasi TT, umur tinggi fundus uteri dan pemberian tablet besi minimal 90 tablet selama masa kehamilan (Dep-Kes, 1997)

  1. Cakupan pelayanan antenatal

Pelayanan Antenatal merupakan pelayanan yang diberikan oleh tenaga pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil dengan standar pelayanan Antena-tal yang meliputi 5T. Cakupan pelayanan Antenatal dapat di pantau dengan pemberian pelayanan terhadap ibu hamil saat kunjungan pertama (K1) dan kunjungan ulangan yang ke empatkali pada semester ke-3 kehamilan(K4) (Armansyah, 2006).

Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari pertama haid terakhir. Kehamilan dibagi dalam 3 triwulan yaitu triwulan pertama (K1) dimulai dari konsepsisampai 3 bulan, triwulan kedua (K2) dari bulan keempat sampai 6 bulan,triwulan ketiga (K3) dari bulan ketujuh sampai 9 bulan. Ibu hamil dianjurkan mengunjungi bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pela-yanan/asuhan anteantal. Berikut ini tu-juan dan program asuhan antenatal(Saifuddin, et al, 2002).

Berdasarkan uraian diatas maka jenis layanan antenatal meliputi timbang berat badan, ukur tinggi badan, ukur tekanan darah, pemberian imunisasi TT, umur tinggi fundus uteri dan pemberian tablet besi minimal 90 tablet selama masa kehamilan. Hal ini didasarkan pada arahan Dep-Kes (1997)

  1. Tujuan asuhan antenatal

Tujuan pemeriksaan antenatal adalah sebagai berikut:

  1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibudan tumbuh kembang bayi;
  2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik,mental, dan sosial ibu dan bayi;
  3. Mengenali secara dini adanyaketidaknormalan atau komplikasiyang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan, dan pembedahan;
  4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat, ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin;
  5. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian asi ekslusif;
  6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal.