Dalam pelaksanaan promosi kesehatan adanya tiga jenis sasaran, yaitu sasaran primer, sasaran sekunder, dan sasaran tersier.
1). Sasaran primer
Sasaran Primer merupakan upaya promosi kesehatan yang ditujukan untuk pasien, ini individu sehat dan keluarga/ rumah tangga sebagai komponen dari masyarakat. dalam hal ini mereka dapat merubah perilaku yang lama menjadi perilaku baru yang diperkenalkan. akan tetapi perlu diingat bahwa mengubah perilaku bukanlah sesuatu yang mudah, perlu adanya motivasi/ dukungan yang mendasari. perubahan perilaku pasien, individu sehat dan keluarga/ rumah tangga akan lama/ sulit tercapai jika tidak didukung oleh :
- Sistem nilai dan norma-norma sosial serta norma-norma hukum yang dapat diciptakan/ dikembangkan menjadi kebiasaan oleh tokoh masyarakat/ pemuka masyarakat, baik pembuka informal maupun pemuka formal
- keteladanan dari perilaku para tokoh masyarakat/pemuka masyarakat dalam melakukannya sehari-hari. suasana lingkungan sosial yang mendukung dan kondusif (social pressure) dari suatu kelompok masyarakat dan pendapat public
- Adanya sumber daya dan atau sarana/ media yang diperlukan untuk terciptanya suatu perilaku baru, yang dapat diupayakan atau dibantu penyediaannya oleh mereka yang berkepentingan dan bertanggung jawab, khususnya perangkat pemerintah dan dunia usaha
2). Sasaran Sekunder
Sasaran sekunder merupakan upaya promosi kesehatan yang ditujukan untuk para pemuka masyarakat/ tokoh masyarakat, baik pembuka informal( contohnya pemuka adat, pemuka agama, dll) maupun pembuka formal ( contohnya tenaga kesehatan, pejabat pemerintah, dll), organisasi kemasyarakatan dan media massa. mereka diharapkan dapat turut serta dalam upaya meningkatkan kesadaran pasien, individu sehat dan keluarga/ rumah tangga tentang perilaku yang sedang diperkenalkan. dalam hal ini mereka dapat berperan sebagai panutan dalam mempraktikkan perilaku baru, penyebar informasi serta mengedukasi tentang perilaku baru, serta menciptakan suasana yang kondusif dan dan berperan pula sebagai kelompok penekan guna mempercepat terbentuknya kebiasaan perilaku baru.
3). Sasaran Tersier
Sasaran tersier merupakan upaya promosi kesehatan yang ditujukan kan untuk para pembuat kebijakan publik yang memiliki wewenang membuat peraturan perundang-undangan di bidang kesehatan dan di bidang-bidang lain yang berkaitan serta untuk mereka yang mempunyai kemampuan untuk memfasilitasi atau menyediakan sumber daya. mereka diharapkan dapat turut serta dalam upaya meningkatkan kebiasaan perilaku baru untuk pasien, individu sehat dan keluarga dengan cara:
- Memberlakukan kebijakan/ peraturan perundang-undangan yang tidak merugikan kesehatan masyarakat dan bahkan dapat mendukung terciptanya perilaku baru di masyarakat
- membantu menyediakan sumber daya dan fasilitas (seperti dana, sarana, dll) yang dapat menciptakan kebiasaan perilaku baru di kalangan pasien, individu sehat, dan keluarga pada khususnya, serta masyarakat luas pada umumnya. (Kemenkes, 2011)
