Menyusui adalah suatu proses alamiah. Berjuta-juta ibu di seluruh dunia berhasil menyusui bayinya tanpa pernah membaca buku tentang ASI, bahkan ibu yang buta hurufpun dapat meyusui anaknya dengan baik. Walaupun demikian dalam lingkungan kebudayaan kita saat ini melakukan hal yang alamiah tidaklah selalu mudah (Roesli, 2000). Menyusui secara murni adalah hanya memberikan ASI saja (exclusive breastfeeding) selama 4-6 bulan, atau paling tidak 4 bulan. Sejak lahir sampai bayi berusia 4 bulan, hanya ASI yang seharusnya diberikan. Dengan demikian praktek untuk memuaskan bayi baru lahir dengan memberi air masak, madu atau air gula untuk bayi baru lahir tidak dibenarkan. Bayi sebelum usia sampai dengan 4 bulan tidak dibenarkan memperoleh jenis makanan lain seperti buah, bubur susu, nasi lumat, gula merah, air gula, madu, dan sebagainya (RSUP DR. Sardjito, 2001).
Hal penting yang harus diperhatikan saat memberikan asi adalah
- menyusui dimulai 30 menit setelah bayi lahir;
- memberikan kolostrum kepada bayi,
- tidak memberikan makanan pralaktal seperti air gula atau air tajin kepada bayi baru lahir sebelum ASI keluar; tetapi mengusahakan bayi menghisap untuk merangsang produksi ASI,
- menyusui bayi dari kedua payudara secara bergantian sampai tetes terakhir, masing-masing 15 – 25 menit,
- memberikan ASI saja selama 4 -6 bulan pertama (on demand),
- Memperhatikan posisi tubuh bayi/ cara menyusui dan menghisap, agar puting dan aerola masuk ke mulut untuk menghindari lecet puting,
- menyusui sesuai kebutuhan bayi (on demand);
- setelah berumur 4 bulan, selain ASI memberikan MP-ASI kepada bayi dalam bentuk makanan lumat secara bertahap;
- meneruskan menyusui bayi dengan tambahan MP-ASI sampai anak berusia 2 tahun. Berikan ASI lebih dahulu, baru MP-ASI
- Setelah usia 2 tahun, menyapih dilakukan secara bertahap;
- Kebersihan ibu dan bayi, lingkungan dan peralatan yang digunakan waktu memberi makan anak perlu diperhatikan;
- Memperhatikan gizi/makanan ibu waktu hamil dan menyusui, ibu memerlukan ekstra makanan dan minuman lebih banyak dari keadaan sebelum hamil;
- Bagi ibu yang bekerja memberikan ASI sebelum dan sesudah pulang kerja. (Depkes, 2002)
