Penilaian Kenyamanan Bernapas (skripsi, tesis, dan disertasi)

Kenyamanan adalah perasaan lega, perasaan bebas dari rasa nyeri, rasa membutuhkan dan kegelisahan (www.dictionary.com). Kenyamanan bernapas didefinisikan sebagai  perasaan subyektif pasien terhadap dispnea dan kegelisahan (Knebel et al, 1994). Memaksimalkan kenyamanan pasien dan meminimalkan efek samping interaksi pasien-ventilator adalah tujuan utama penggunaan ventilator. Tetapi kenyamanan dan penerimaan pasien atas suatu tindakan medis adalah pengalaman subyektif dan sangat sulit dinilai pada pasien yang sakit kritis.

Untuk mengetahui hal itu yang bisa dilakukan adalah menanyakan langsung pada pasien. Hasil penilaian yang layak memerlukan kondisi pasien yang sadar untuk merespon pertanyaan langsung tentang intensitas perasaanya. Terdapat beberapa metode penilaian yang bisa digunakan pada pasien terintubasi dan diventilasi mekanis. Pasien yang sadar dan bisa merespon tetapi tidak bisa berbicara bisa memberikan informasi tentang perasaanya melalui angka-angka sederhana, kata-kata atau visual analogue scales (Tobin MJ, 2006).

Visual analogue scale (VAS) adalah suatu alat ukur yang mengukur karakteristik atau sikap yang diyakini berada pada suatu kisaran nilai kontinyu. Misalnya ukuran rasa nyeri yang dirasakan pasien berkisar dari tidak nyeri sampai sangat nyeri. Dari perspektif pasien spektrum nyeri yang dirasakannya bersifat terus-menerus, tidak melompat-lompat seperti kategori tidak nyeri, nyeri ringan, nyeri sedang dan nyeri hebat. Atas dasar itulah ide tentang VAS ditemukan. VAS biasanya adalah garis vertikal atau horizontal yang panjangnya 100mm yang dikedua ujungnya terdapat kata atau kalimat penjelasan. Pasien lalu menandai pada titik yang mereka rasakan mewakili persepsinya terhadap keadaannya saat itu seperti contoh pada gambar 1. Skor VAS ditentukan dengan mengukur berapa milimeter dari ujung kiri atau ujung bawah garis ke titik yang ditandai pasien (Aitken RCB, 1969; Wewers et al, 1990). VAS yang terdiri dari garis vertikal 100mm adalah alat ukur yang valid dan bisa diandalkan untuk mengukur fenomena subyektif pada berbagai populasi dan pada pasien yang diventilasi mekanis ( Gift AG, 1989; Powers et al, 1999) .