Persalinan dibagi :
- Kala I
Dimulainya dari saat persalinan mulai sampai pembukaan lengkap (10). Proses ini berlangsung antara 18-24 jam. Terbagi dalam dua fase yaitu fase laten berlangsung lebih kurang 8 jam. Pembukaan terjadi sangat lambat sampai mencapai ukuran diameter 3 cm.
Fase aktif dibagi dalam tiga fase lagi yaitu :
- Fase akselerasi, dalam waktu 2 jam, pembukaan 3 cm dan jadi 4 cm.
- Fase durasi maksimal, dalam waktu 2 jam, pembukaan berlangsung sangat cepat, dari pembukaan 4 cm menjadi 9 cm.
- Fase deselerasi, pembukaan menjadi lambat kembali dalam waktu 2 jam, pembukaan dari 9 cm menjadi lengkap.
- Kala II
Dimulai dari pembukaan lengkap sampai keluarnya bayi dari jalan lahir, berlangsung 2 jam pada primi dan 1 jam pada multi.
- Kala III
Dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya plasenta yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit.
- Kala IV
Dimulai dari saat lahirnya plasenta sampai 2 jam pertama post partum.
Selain gangguan fisik, ibu bersalin umumnya juga mengalami gangguan psikis atau ketegangan jiwa. Dalam keadaan seperti itu sebagian besar pasien akan sulit untuk melakukan komunikasi atau bekerjasama dengan penolong atau staf klinik. Hal tersebut sangat mengganggu upaya pertolongan atau prosedur pengobatan. Upaya untuk segera menciptakan hubungan atau komunikasi yang positif dapat mengurangi rasa cemas dan ingin diperhatikan pasien. Empati, perhatian dan perilaku positif penolong dapat meringankan beban psikis ibu berslin selama proses komunikasi berlangsung. Kelancaran komunikasi antara pasien-petugas, sangat membantu tukar serap informasi diantara kedua belah pihak. Lebih dari itu, menghormati hak, memberi perhatian dan pelayanan yang terbaik merupakan salah satu ciri suatu pelayanan yang bermutu.
Tujuan asuhan persalinan ialah memberikan asuhan yang memadai selama persalinan dalam upaya mencapai pertolongan persalinan yang bersih dan aman, dengan memperhatikan aspek sayang ibu dan sayang bayi.
