- Pengertian
Letusan Gunung api merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan erupsi. Gunung api adalah bentuk timbunan (kerucut dan lainnya) di permukaan bumi yang dibangun oleh timbunan rempah letusan, atau tempat munculnya batuan lelehan atau magma/rempah lepas/gas yang berasal dari bagian dalam bumi. Bahaya letusan ini dapat berupa awan panas, lontaran material pijar, hujan abu lebat, gas beracun, tsunami dan banjir lahar.
- Penyebab
Penyebab terjadinya letusan gunung api adalah pancaran magma dari dalam bumi yang berasosiasi dengan arus konveksi panas, proses tektonik dari pergerakan dan pembentukan lempeng/kulit bumi, akumulasi tekanan dan tempertaur dari fluida magma menimbulkan pelepasan energi.
- Hasil Letusan gunung berapi
Hasil letusan gunung berapi menurut BNPB (2011) antara lain berupa:
- Gas Vulkanik adalah gas yang dihasilkan saat terjadinya letusan gunung berapi, gas tersebut meliputi: Hidrogen Sulfida (H2S), sulfurdioksida(SO2) dan nitrogen (NO2), carbon monoksida (CO) dan Carbondioksida (Co2) yang dapat membahayakan
- Lava adalah magma yang memiliki suhu panas yang tinggi. Lava terdiri dari dua yaitu lava encer dan lava kental. Cairan lava encer dapat mengalir jauh mengikuti arus sungai sedangkan cairan lava kental mengalir tidak jauh dari lokasi letusan gunung
- Lahar adalah banjir yang diakibatkan dari letusan gunung berapi. Lahar bercampur dengan hasil letusan gunung berapi seperti material vulkanik hingga bongkahan-bongkahan batu
- Abu letusan gunung berapi seperti debu halus yang dapat berhembus sejauh ratusan kilometer. Dampak dari abu letusan yaitu mengalami kesulitan air bersih, sesak nafas, kesulitan penglihatan, mengganggu infrastruktur pertanian serta akses jalan dan
- Awan panas adalah awan yang terdiri dari material letusan yang Awan panas mengalir turun kedataran rendah seperti sungai dan lembah. Dampak dari awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada bagian tubuh dan dapat mengakibatkan sesak nafas.
- Dampak Gunung Meletus
Gunung berapi yang meletus akan menyebabkan dampak bagi kehidupan manusia, dampak tersebut dapat mempengaruhi psikologis, fisik, sosial, tatanan infrastruktur dan ekonomi (BNPB, 2011). Dampak psikologis yang terjadi pada daerah letusan gunung berapi masyarakat mengalami trauma ketika mengetahui tempat tinggalnya rusak, keluarganya ada yang sakit atau meninggal dunia (Wahyuni, et al, 2012). Dampak fisik yang terjadi pada daerah letusan gunung berapi tercemarnya udara dengan abu gunung berapi yang mengandung bermacam-macam gas yang berpotensi meracuni masyarakat, penyakit yang muncul akibat letusan gunung berapi antara lain Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), infeksi saluran pernafasan bawah, iritasi mata dan iritasi kulit, lahar yang panas juga akan membuat hutan di sekitar gunung rusak terbakar (Badan Geologi, 2006).
