Peristiwa melahirkan bukan hanya merupakan proses murni psikologi belaka, akan tetapi banyak pula komponen-komponen psikologis mempengaruhinya, tetapi ada perbedaan yang dialami oleh ibu yang satu dengan yang lainnya ( Tyastuti dkk, 2008).
- Perubahan Fisiologis
- Semakin tua kehamilan ibu semakin merasakan gerakan-gerakan bayi, perut makin besar, pergerakan ibu semakin tidak bebas, ibu tidak nyaman. Kadang-kadang terjadi gangguan kencing, kaki bengkak.
- Otot-otot panggul dan jalan lahir mekar.
- Kontraksi uterus dipengaruhi saraf-saraf simpati, para simpati, saraf lokal otot uterus.
- Perubahan Psikologis
- Minggu-minggu terakhir dipengaruhi perasaan/emosi dan ketegangan.
- Ibu cemas apa bayinya cacat, dapat lahir lancar.
- Ibu bahagia menyongsong kelahiran bayinya.
- Ibu takut darah, nyeri dan takut mati.
- Kecemasan ayah hampir sama dengan kecemasan ibu, bedanya ayah tidak langsung merasakan efek kehamilan.
