Penelitian (Sinaga & Parapat, 2024) menyebutkan bahwa ada
4 indikator untuk mengukur variabel work-life balance yaitu:
1) Work Interference with Personal Life (WIPL) menggambarkan
tuntutan pekerjaan dapat mengacaukan aspek diri, yang
berdampak pada kesejahteraan individu. Hal ini mencakup situasi
seperti lembur yang mengurangi waktu keluarga, stres yang
mengganggu aktivitas pribadi, dan kesulitan dalam menjalani
hobi, sehingga menunjukkan pengaruh negatif pekerjaan terhadap
kehidupan di luar kerja.
2) Personal Life Interference with Work (PLIW) menjelaskan faktor-
faktor dari aspek individu dapat mengacaukan kinerja karyawan
di tempat kerja. Situasi seperti masalah keluarga atau tanggung
jawab sosial dapat menghambat fokus dan produktivitas,
berdampak negatif pada kesejahteraan karyawan dalam
lingkungan kerja.
3) Work/Personal Enhancement of Personal Life (WEPL)
menggambarkan bagaimana pengalaman dan keterampilan yang
didapat dari pekerjaan dapat memperbaiki kualitas kehidupan
pribadi seseorang.
4) Personal Life Enhancement of Work (PLEW) bagaimana aspek-
aspek kehidupan pribadi dapat meningkatkan produktivitas dan
kepuasan di tempat kerja, yaitu dukungan dari keluarga, hobi, dan
kegiatan sosial yang positif memberikan energi dan motivasi
tambahan, sehingga memperkuat kemampuan karyawan dalam
menghadapi tantangan di tempat kerja
