Rivai (2013:278) berpendapat pengembangan karier
dipengaruhi faktor berikut ini:
- Prestasi kerja
Prestasi kerja termasuk bagian yang paling utama
untuk pengembangan karier yang terpenting guna
menumbuhkan dan meningkatkan karir individu
karyawan. Karier yang sukses sebagian besar
bergantung pada prestasi kerja yang positif dan patut.
Dengan menyaksikan prestasi atas kinerjanya jadi
karyawan mampu menghitung peluang terhadap
pengembangan karier. Pendapat terhadap kinerja yang
positif akan mendasari semua tindakan pengembangan
karier. Ketika rata-rata kinerja dibawah standart maka
dengan melalaikan upaya ke tujuan pengembangan
karier pun biasanya tujuan karier yang paling kecil pun
tidak dapat diwujudkan. Kemajuan karier kebanyakan
berada atas kinerja serta prestasi. - Eksposur
Pimpinan mendapatkan pemahaman ini terutama lewat
kinerja, dan prestasi karyawan, aduan tertulis,
presentasi ucapan, komisi pekerjaan dan jam-jam yang
dibuang. - Jaringan kerja
Jaringan kerja mempunyai arti pendapatan eksposure
di luar perusahaan. Melingkupi kontak pribadi dan
professional. Hubungan tersebut akan sangat berguna
buat karyawan yang utama dalam pengembangan
kariernya. - Kesetiaan terhadap organisasi
Tingkatan kesetiaan yang rendah termasuk keadaan
yang biasa terjadi di lapisan lulusan sarjana terkini
yang diakibatkan gambaran terlampau tinggi kepada
perusahaan tempatnya bekerja pertama kali sehingga
seringkali melahirkan kekecewaan. Masalah yang
sama juga terjadi pada golongan profesional dimana
kesetiaan pertamanya ditujukan bagi profesi. Untuk
membereskan keadaan ini sekaligus memperkecil
turnover biasanya perusahaan “membayar” kesetiaan
karyawan dengan honor, tunjangan yang besar,
melaksanakan praktek SDM yang tepat seperti
perencanaan dan pengembangan karier. - Pembimbing dan promotor
Adanya pembimbing dan promotor akan menolong
karyawan dalam mengembangkan kariernya.
Pembimbing akan mengasihkan nasihat atau saran
kepada karyawan dalam hal untuk pengembangan
kariernya, pembimbing berawal dari dalam
perusahaan. Mentor yakni seorang di dalam internal
perusahaan yang membangun peluang untuk
pengembangan kariernya. - Peluang untuk tumbuh
Karyawan harusnya dikasih peluang untuk
menumbuhkan keahlianya, misalnya menggunakn
pelatihan, kursus, dan meneruskan pendidikannya. Hal
itu bisa membuat prospek karyawan buat meningkat
dan berkembang sesuai dengan konsep kariernya.
