Menurut Rivai (2013) dimensi dari kepuasan kerja terdiri dari:
- Kepuasan terhadap pekerjaan itu sendiri
Tingkat dimana sebuah pekerjaan melaksanakan tugas yang
menyenangkan, kesempatan belajar dan kesempatan untuk
mendapatkan tanggung jawab. Mayoritas seseorang akan puas
dengan pekerjaan mereka dengan hal ini. - Kepuasan terhadap Gaji
Kepuasan kerja ditentukan oleh jumlah absolute dari gaji yang
diterima, seberapa baik gaji memenuhi harapan karyawan, dan
bagaimana gaji diberikan. Upah dan gaji dianggap sebagai
komponen yang sangat penting dari kepuasan kerja. - Kepuasan terhadap Kesempatan atau Promosi
Karyawan memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri
dan memperluas pengalaman kerja dengan terbukanya
kesempatan untuk kenaikan jabatan - Kepuasan terhadap Supervisor
Kemampuan supervisor untuk memberikan bantuan teknis dan
perilaku dukungan. Locke berpendapat bahwa hubungan
fungsional dan hubungan keseluruhan yang positif
meningkatkan kepuasan kerja karyawan terhadap atasan. - Kepuasan terhadap Rekan Kerja
Kebutuhan dasar manusia untuk melakukan hubungan sosial
akan terpenuhi dengan adanya rekan kerja yang saling
mendukung dalam suatu pekerjaan dalam organisasi. Jika
terjadi konflik dengan rekan kerja maka akan berpengaruh pada
tingkat kepuasan karyawan terhadap karyawan lain
