Perkembangan anak prasekolah


Yusuf (2011) mengemukakan beberapa perkembangan fisik pada anak
prasekolah yang meliputi perkembangan fisik, perkembangan intelektual,
perkembangan emosional, perkembangan bahasa, perkembangan sosial,
perkembangan bermain, perkembangan kepribadian, perkembangan moral,
dan perkembangan kesadaran beragama.
a. Perkembangan Fisik
Perkembangan fisik merupakan dasar bagi kemajuan perkembangan
berikutnya. Perkembangan fisik yang baik ditandai dengan meningkatnya
pertumbuhan tubuh, perkembangan sistem syaraf pusat, dan
berkembangnya kemampuan atau keterampilan motorik kasar maupun
halus (Yusuf, 2011).
b. Perkembangan Intelektual
Menurut Piaget, perkembangan kognitif pada usia ini berada pada tahap
praoperasional, yaitu tahapan dimana anak belum mampu menguasai
operasional secara logis. Karakteristik periode praoperasional adalah
egosentrisme, kaku dalam berpikir dan semilogical reasoning (Yusuf 2011).
c. Perkembangan Emosional
Beberapa jenis emosi yang berkembang pada masa anak yaitu takut, cemas,
marah, cemburu, kegembiraan, kesenangan, kenikmatan, kasih sayang, dan
ingin tahu. Perkembangan emosi yang sehat sangat membantu bagi
keberhasilan anak belajar (Yusuf, 2011).
d. Perkembangan Bahasa
Perkembangan bahasa anak usia prasekolah dapat diklasifikasikan ke dalam
dua tahap (Yusuf, 2011):
1) Usia 2,0-2,6 yang bercirikan; anak sudah bisa menyusun kalimat tunggal,
anak mampu memahami perbandingan, anak banyak bertanya nama dan
tempat, dan sudah mampu menggunakan kata-kata yang berawalan dan
berakhiran.
2) Usia 2,6-6,0 yang bercirikan; anak sudah mampu menggunakan kalimat
majemuk beserta anak kalimatnya, dan tingkat berpikir anak sudah lebih
maju.
e. Perkembangan Sosial
Tanda-tanda perkembangan sosial menurut Yusuf (2011) adalah anak
mulai mengetahui peraturan dan tunduk pada peraturan, anak mulai
menyadari hak atau kepentingan orang lain, dan anak mulai dapat bermain
bersama anak-anak lain.
f. Perkembangan Bermain
Kegiatan bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan kebebasan
batin untuk memperoleh kesenangan (Yusuf, 2011), dengan bermain anak
akan memperoleh perasaan bahagia, dapat mengembangkan kepercayaan
diri dan dapat mengembangkan sikap sportif.
g. Perkembangan Kepribadian
Pada masa ini, berkembang kesadaran dan kemampuan untuk memenuhi
tuntutan dan tanggung jawab. Anak mulai menemukan bahwa tidak setiap
keinginannya dipenuhi orang lain.
h. Perkembangan Moral
Pada usia prasekolah berkembang kesadaran sosial anak, yang meliputi
sikap simpati, murah hati, atau sikap altruism, yaitu kepedulian terhadap
kesejahteraan orang lain. Anak sudah memiliki dasar tentang sikap
moralitas terhadap kelompok sosialnya. Hal tersebut berkembang melalui
pengalaman berinteraksi dengan orang lain (Yusuf, 2011).
i. Perkembangan Kesadaran Beragama
Pengetahuan anak tentang agama terus berkembang berkat mendengarkan
ucapan-ucapan orangtua, melihat sikap dan perilaku orangtua dalam
mengamalkan ibadah, serta pengalaman dan meniru ucapan dan perbuatan
orangtuanya (Yusuf, 2011)