Dimensi Kualitas Pelayanan


Tjiptono (2011:437) dalam (Indrasari, 2019 hal :65) ada lima dimensi atau lima
faktor utama kualitas pelayanan yang digunakan konsumen untuk menilai atau menentukan
kualitas pelayanan. Kelima dimensi tersebit adalah sebagai berikut:

  1. Bukti fisik (tangiles) yaitu kemampuan suatu perusahaan dalam
    menunjukan eksistensinya kepada pihak eksternal. Penampilan dan
    kemampuan sarana dan prasana fisik perusahaan yang dapat diandalkan
    serta keadaan lingkungan sekitarnya merupakan salah satu cara perusahaan
    jasa dalam menyajikan kualitas layanan terhadap pelanggan. Diantaranya
    meliputi fasilitas fisik (gedung, meja, kursi, rak, buku, dan sebagainya);
  2. Keandalan (realibility) adalah kemampuan perusahaan memberikan
    pelayanan sesuai dengan apa yang dijanjikann secara akurat dan terpercaya.
    Kinerja harus sesuai dengan harapan pelanggan yang tercermin dari
    ketetapan waktu, pelayanan yang sama untuk semua pelanggan tanpa
    kesalahan, sikap simpatik, dan akutarasi yang tinggi;
  3. Daya tanggap (responsiveness) adalah kemauan untuk membantu
    pelanggan dan memberikan jasa dengan cepat dan tepat dengan
    penyampaian informasi yang jelas. Mengabaikan dan memberikan
    pelanggan menunggu tanpa alas an yanga jelas menyebabkan
    persepsi yang negative dalam kualitas pelayanan;
  4. Jaminan (assurance) adalah pengetahuan, kesopan-santunan dan
    kemampuan para pegawai perusahaan untuk menumbuhkan rasa
    percaya para pelanggan kepada perusahaan;
  5. Empati (emphaty) yaitu memberikan perhatian yang tulus dan
    bersifat individual atau pribadi yang diberikan kepada pelanggan
    dengan berupaya memahami keinginan konsumen.