Signaling Theory


Teori ini pertama kali dikemukakan oleh Michael Spense di dalam
artikelnya tahun 1973. Menurut Brigham dan Houston (2011) isyarat
atau signal adalah suatu tindakan yang diambil perusahaan untuk
memberi petunjuk bagi investor tentang bagaimana manajemen
memandang prospek perusahaan. Teori tersebut menyatakan bahwa
pengeluaran investasi memberikan sinyal positif terhadap pertumbuhan
perusahaan di masa yang akan datang, sehingga meningkatkan harga
saham sebagai indikator nilai perusahaan (Wijaya dan Wibawa, 2010).
Dengan adanya proses peningkatan perusahaan, maka diperlukan
adanya Informasi yang dikeluarkan perusahaan karena pengaruhnya
terhadap keputusan investasi pihak diluar perusahan. Informasi
tersebut pada hakekatnya menyajikan keterangan catatan atau
gambaran, baik keadaan masa lalu maupun masa yang akan datang
bagi kelangsungan hidup perusahaan dan bagaimana efeknya bagi
perusahaan. . Signalling theory juga menjelaskan mengapa perusahaan
mempunyai dorongan untuk memberikan informasi laporan pada pihak
eksternal .Dorongan perusahaan untuk memberikan informasi karena
terdapat asimetri informasi antara perusahaan dengan pihak luar.