Nilai perusahaan adalah kondisi tertentu yang telah dicapai perusahaan untuk
menggambarkan dan meyakinkan masyarakat terhadap perusahaan yang telah
melakukan proses kegiatan selama beberapa tahun yang dulu hingga saat ini.
Sedangkan menurut Silvia Indrarini (2019:2) pengertiaan nilai perusahaan
merupakan persepsi investor terhadap tingkat keberhasilan manajer dalam mengelola
sumber daya perusahaan yang dipercayakan kepadanya yang sering dihubungkan dengan
harga saham.
Menurut Mayangsari dalam Endah (2022:20), Nilai Perusahan adalah kinerja
perusahaan yang dicerminkan oleh harga saham yang dibentuk oleh permintaan dan
penawaran pasar modal yang merefleksikan penilaian masyarakat terhadap kinerja
perusahaan.
Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa nilai perusahaan adalah
persepsi investor terhadap pencapaian manajer dalam mengelola sumber daya
perusahaan yang menjadi kepercayaan masyarakat dan biasanya berhubungan dengan
harga saham.
- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan
Nilai perusahaan dapat dilihat dari nilai Price Earning Ratio (PER). Meningkatnya
PER suatu perusahaan berarti nilai perusahaan tersebut juga meningkat. Begitu juga
dengan faktor-faktor yang mempengaruhi PER, juga dapat mempengaruhi nilai
perusahaan. Eduardus (2001) dalam Endah (2022: 25) menyatakan bahwa ada tiga faktor
yang dapat mempengaruhi PER yaitu:
a. Rasio pembayaran dividen (Dividen Payout Ratio/DPR).
b. Tingkat return yang disyaratkan investor.
c. Tingkat pertumbuhan dividen yang diharapkan. - Tujuan dan Manfaat Nilai Perusahaan
Nilai perusahaan memiliki posisi yang sangat penting bagi perusahaan karena
dengan peningkatan nilai perusahaan akan diikuti dengan peningkatan harga saham yang
mencerminkan peningkatan kemakmuran pemegang saham. Bagi seorang manajer, nilai
perusahaan merupakan tolak ukur atas prestasi kerja yang telah dicapainya. Peningkatan
nilai perusahaan menunjukan peningkatan kinerja perusahaan. Secara tidak langsung hal
tersebut dipandang sebagai suatu kemampuan untuk meningkatkan kemakmuran
pemegang saham yang merupakan tujuan perusahaan. Bagi investor, peningkatan nilai
perusahaan akan membuat investor tersebut tertarik untuk berinvestasi di perusahaan
(Indrarini, 2019:3).
