Hermayanti dan Sukartha (2019) menyatakan kepemilikan manajerial
merupakan persentase saham biasa yang dimiliki oleh manajemen.
Kepemilikan saham oleh manajemen dapat digunakan untuk mengurangi
biaya keagenan yang dikeluarkan, karena dengan memiliki saham
perusahaan diharapkan manajer dapat merasakan langsung manfaat dari
setiap keputusan yang diambil.
Semakin besar kepemilikan manajerial dalam perusahaan maka
manajemen akan lebih giat untuk meningkatkan kinerjanya karena
manajemen memiliki tanggungjawab untuk memenuhi keinginan dari
pemegang saham yang tidak lain adalah dirirnya sendiri. Manajemen akan
lebih berhati – hati dalam mengambil suatu keputusan, karena manajemen
akan ikut merasakan manfaat secara langsung dari keputusan yang diambil.
Selain itu, manajemen akan ikut menanggungjawab apabila keputusan yang
diambil itu salah (Anandamaya, 2021).
