Pada dasarnya, akuntansi biaya menurut (Mulyadi, 2016),
mengelompokkan biaya berdasarkan perilaku terhadap perubahan
volume. Berikut diantaranya :
1) Biaya Tetap
Biaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tidak berubah
meskipun terjadi perubahan volume aktivitas dalam kisaran
relevan (relevant range). Ini adalah biaya yang tetap dibayar
meskipun jumlah yang diproduksi berubah.
2) Biaya Variabel
Biaya variabel adalah biaya yang berubah secara proporsional
dengan perubahan volume produksi atau penjualan. Biaya yang
berubah mengikuti jumlah yang diproduksi.
3) Biaya Semi-Variabel
Biaya semi-variabel adalah biaya yang memiliki unsur tetap dan
variabel secara bersamaan. Dengan kata lain, sebagian biaya
tetap muncul meskipun tidak ada aktivitas, namun total biaya
akan meningkat ketika volume aktivitas naik.
Menurut (Kasmir, 2018), Pada dasarnya akuntansi biaya
mengelompokkan biaya berdasarkan perilakunya terhadap
perubahan volume kegiatan. Biaya dapat bersifat tetap, variabel,
atau semi tetap tergantung dari bagaimana biaya tersebut
bereaksi terhadap perubahan aktivitas perusahaan. Berikut
diantaranya:
1) Biaya Tetap (Fixed Cost) Merupakan biaya yang jumlahnya
tetap dalam kisaran kapasitas tertentu, tidak berubah
walaupun volume kegiatan berubah.
2) Biaya Variabel (Variable Cost) Adalah biaya yang berubah
secara sebanding (proporsional) dengan perubahan volume
kegiatan.
3) Biaya Semi Tetap / Semi Variabel (Semi Fixed / Semi
Variable Cost) Merupakan biaya yang mengandung unsur
tetap dan variabel artinya sebagian dari biayanya tetap, dan
sebagian lainnya berubah sesuai volume kegiatan.
