Menurut Netmeyer dalam Rahmawati (2015), indikator work family conflict
adalah:
- Tekanan pekerjaan (work demand)
Hal ini mengacu pada tekanan yang timbul dari kelebihan beban kerja dan
tekanan waktu dari pekerjaan seperti kesibukan dalam bekerja dan batas waktu
pekerjaan. - Tekanan Keluarga (family demand)
Tekanan keluarga mengacu pada tekanan waktu yang berkaitan dengan tugas
seperti menjaga rumah tangga dan menjaga anak.
Konflik pekerjaan keluarga menurut Boles dalam Rosita (2012) indikator
indikatornya adalah: - Tekanan kerja
- Banyaknya tuntutan tugas
- Kurangnya kebersamaan keluarga
- Sibuk dengan pekerjaan
- Konflik komitmen dan tanggung jawab terhadap keluarga Konflik keulargapekerjaan
Menurut Frone dalam Rosita (2012) indikator-indikator konflik peran
ganda adalah: - Tekanan sebagai orang tua
- Tekanan perkawinan
- Kurangnya keterlibatan sebagai istri
- Kurangnya keterlibatan sebagai orang tua
- Campur tangan pekerjaan
