Indikator Role Overload


Role overload diidentifikasi terjadi karena beberapa indikator yang
dikemukakan oleh Jansen (2018:5) yaitu:

  1. Jam Kerja
    Banyak pekerja yang memilih tetap bekerja di luar jam operasional kantor. Hal
    ini biasa terjadi ketika perusahaan sedang dikejar target.
  2. Tidak Menyelesaikan Deadline Tepat Waktu
    Banyaknya pekerjaan membuat pekerja menjadi bingung harus
    memprioritaskan pekerjaan yang memang harus didahulukan, hal ini membuat
    banyaknya pekerjaan yang sudah dekat dengan tenggang waktu yang
    terbengkalai.
  3. Tuntutan Yang Sulit
    Banyaknya keharusan yang dikerjakan oleh pekerja dapat menimbulkan
    perasaan beban tersendiri bagi pekerja
  4. Waktu Istirahat Yang Cukup
    Waktu istirahat dalam perusahaan terbilang singkat dan masih banyak pekerja
    yang menggunakan waktu istirahat untuk menyelesaikan pekerjaannya.
  5. Kesibukan Yang Lain
    Banyaknya aktivitas pekerja dalam melakukan pekerjaannya sering kali
    membuat pekerjaan lain terhambat sehingga menjadi beban tersendiri bagi
    pekerja.