Menurut Hasibuan (2003:141) dalam Wijaya (2012:5)
menjelaskan motivasi berasal dari kata latin “movere” yang berarti
dorongan atau menggerakkan. Motivasi dalam manajemen hanyaditujukkan pada sumber daya manusia umumnya adalahbawahan/karyawan. Motivasi sendiri mempersoalkan bagaimanacaranya mengarahkan sumber daya dan potensi bawahan agar maubekerja sama secara produktif, berhasil mencapai dan memwujudkantujuan yang telah ditentukan. Motivasi merupakan suatu keahliandalam mengarahkan karyawan dan organisasi agar mau bekerjasecara berhasil, sehingga keinginan para karyawan dsn tujuanorganisasi sekaligus tercapai. Motif dapat diartikan sebagai dayapendorong atau tenaga pendorong yang mendorong manusia untukbertindak atau suatu tenaga di dalam diri manusia yangmenyebabkan manusia bertindak. Menurut Ardana, dkk (2012:193) yang menyatakan bahwa“motivasi merupakan kekuatan yang mendorong seseorang untukmelakukan suatu tindakan secara internal dan eksternal yang dapat
berupa motivasi positif atau negatif untuk mengarahkannya sangat
bergantung kepada ketangguhan pimpinan”. Menurut Sutrisno(2013:109) “motivasi adalah faktor yang mendorong seseoranguntuk melakukan suatu aktivitas tertentu, motivasi seringkali
diartikan pula sebagai faktor pendorong perilaku seseorang”. Olehsebab itu motivasi merupakan salah satu aspek yang penting dalammenentukan perilaku seseorang termasuk perilaku kerja. Menurut Hasibuan (2003:95) mengatakan bahwa “motivasi
kerja merupakan pemberian daya penggerak yang menciptakankegairahan kerja seseorang agar mereka mau bekerja sama, bekerjaefektif dan terintegrasi dengan segala daya upayanya untukmencapai kepuasan. Faktor pendorong penting yang menyebabkanmanusia bekerja adalah adanya kebutuhan yang harus di penuhi”.
