Menurut Robbins (2006:260) indikator untuk mengukur
kinerja karyawan secara individu ada enam indikator, yaitu sebagai
berikut:
- Kualitas, yaitu berkaitan dengan baik tidaknya mutu yangdihasilkan. Pengukuran kualitatif keluaran mencerminkanpengukuran “tingkat kepuasan” yaitu seberapa baikpenyelesaiannya. 2. Kuantitas, yaitu jumlah yang harus diselesaikan atau dicapai. Pengukuran kuantitatif melibatkan perhitungan keluarandari
proses atau pelaksanaan kegiatan, ini berkaitan dengan jumlahkeluaran yang dihasilkan. - Ketepatan waktu, yaitu sesuai tidaknya dengan waktu yangdirencanakan. Ketepatan waktu merupakan jenis khusus dari
pengukuran kuantitatif yang menentukan ketepatan waktupenyelesaian suatu kegiatan. 4. Efektivitas, yaitu tingkat penggunaan sumber daya manusia(tenaga, uang, teknologi, bahan baku) dimaksimalkan denganmaksud menaikkan hasil dari setiap unit dalampenggunaansumber daya. 5. Kemandirian, yaitu tingkat dimana seorang karyawan yangnantinya akan dapat menjalankan fungsi kerjanya tanpa memintabantuan atau bimbingan dari orang lain, diukur dari persepsi
karyawan dalam melakukan fungsi kerjanya masing-masingsesuai dengan tanggung jawabnya. 6. Komitmen kerja, yaitu tingkat dimana karyawan mempunyai
komitmen kerja dengan organisasi dan tanggung jawab karyawanterhadap organisasi.
