Indikator Keputusan Pembelian


Kotler dan Keller (2016:227) proses keputusan pembelian adalah
proses lima tahap yang dilewati konsumen, dimulai dari pengenalan
masalah, pencarian informasi, evaluasi alternative yang dapat memecahkan
masalahnya, keputusan pembelian, dan perilaku pasca pembelian, yang
dimulai jauh sebelum pembelian yang sesungguhnya dilakukan oleh
konsumen dan memiliki dampak yang lama setelah itu. Ada tiga indikator
dalam menentukan keputusan pembelian Kotler, (2017:112), yaitu:
a. Kemantapan pada sebuah produk
Pada saat melakukan pembalian, konsumen memilih salah satu dari
beberapa alternatif. Pilihan yang ada didasarkan pada mutu, kualitas dan
faktor lain yang memberikan kemantapan bagi konsumen untuk membeli
produk yang dibutuhkan. Kualitas produk yang baik akan membangun
semangat konsumen sehingga menjadi penunjang kepuasan konsumen.
b. Kebiasaan dalam membeli produk
Kebiasaan adalah pengulangan sesuatu secara terus-menerus dalam
melakukan pembelian produk yang sama. Ketika konsumen telah
melakukan keputusan pembelian dan mereka merasa produk sudah
melekat dibenaknya bahkan manfaat produk sudah dirasakan. Konsumen
akan merasa tidak nyaman jika membeli produk lain.
c. Kecepatan dalam membeli sebuah produk
Konsumen sering mengambil sebuah keputusan dengan menggunakan
aturan (heuristik) pilihan yang sederhana. Heuristik adalah sebuah proses
proses yang dilakukan seseorang dalam mengambil sebuah keputusan
secara cepat, menggunakan sebuah pedoman umum dalam sebagian
informasi saja