Pengertian Merek


American Marketing Association yang disingkat dengan AMA menyatakan, merek
merupakan sebuah istilah, identitas, petunjuk, simbol, desain, ataupun gabungan
beberapa hal tersebut guna mengidentifikasi produk dan jasa yang perusahaan jual dan
dapat membedakannya dengan produk dan jasa dari competitor (Grassl, 2000). Merek
berasal dari bahasa proto-German “brandr” atau “brundt” yang secara literal berarti
membakar tanda atau menstigmasi dan mengacu pada praktik untuk menandai
kepemilikan orang (Beverland, 2018). Pengalaman merek yang dirasakan oleh
konsumen merupakan interaksi antara konsumen dengan merek. Maka dari itu,
keaslian merek yang maksimal sangat diperlukan untuk memberikan pengalaman
merek yang memenuhi kebutuhan konsumen (Kotler, Pfoertsch, et al., 2020).
Fungsi-fungsi utama dari merek diantaranya adalah dapat menjadi pengarah bagi
konsumen untuk memilih dari beberapa pilihan, memberikan keamanan dalam
mengambil keputusan atas kualitas produk dan layanan, dan membantu mengarahkan
konsumen untuk mengidentifikasi merek dari gambar dan bahasa yang disampaikan
oleh merek (Chaves, 2017). Merek juga dapat menjadi sebuah aset tidak berwujud bagi
sebuah perusahaan yang cukup membutuhkan waktu agar dapat menjadi sebuah merek
yang tidak hanya berhasil dalam jangka waktu yang pendek, namun memiliki
keberlangsungan dalam jangka panjang (Kusuma et al., 2020).