Menurut Keller brand image memiliki tiga indikator penting yang
memengaruhi bagaimana konsumen memandang dan merasakan suatu merek (29).
Berikut adalah penjelasan masing-masing indikator:
- Strength of Brand Associations, yaitu mengacu pada tingkat di mana
asosiasi merek tertanam dalam ingatan konsumen. Pengalaman pelanggan
yang positif terhadap pemasaran merek menghasilkan asosiasi yang kuat. - Favorability of Brand Associations, yaitu mengacu pada seberapa baik
konsumen memandang asosiasi merek. Hal ini mencerminkan konsumen
dalam memandang suatu merek sebagai sesuatu yang membantu, dapat
diandalkan, dan memenuhi kebutuhan atau keinginan mereka. - Uniqueness of Brand Associations, yaitu menggambarkan seberapa
berbedanya asosiasi merek dari pesaing. Keunikan ini membuat merek
menonjol dari pesaing dan memberinya karakter yang khas.
