Menurut Kotler & Keller (2012) kepribadian merek merupakan bentuk perpaduan dari
kepribadian manusia yang dapat dikaitkan dengan merek. Menurut Granti & Kissi (2019)
secara sistematis kesesuaian kepribadian merek dengan kepribadian konsumen akan
membentuk brand association, brand attachment, brand trust, dan brand loyalty. Kepribadian
merek yang kuat akan membangun hubungan antara merek dan konsumen. Dengan hubungan
yang kuat tersebut dapat menjadikan konsumen sebagai pelanggan yang setia dan loyal
terhadap merek. Menurut Adha & Utami (2021) menyatakan bahwa kepribadian merek yang
unggul dan sesuai dengan kepribadian konsumennya terbentuk dari adanya ikatan yang positif
antar konsumen dengan merek.
