Menurut Kotler dan Keller (2012) ada beberapa indikator keputusan pembelian,
yaitu sebagai berikut :
- Pilihan produk
Konsumen dapat mengambil keputusan untuk membeli sebuah produk atau
menggunakan uangnya untuk tujuan lain. Dalam hal ini Perusahaan harus
memusatkan perhatiannya kepada orang-orang yang berminat membeli sebuah
produk serta alternatif yang mereka pertimbangkan. - Pilihan merek
Pembeli harus mengambil keputusan tentang merek mana yang akan dibeli.
Setiap merek memiliki perbedaan-perbedaan tersendiri. Dalam hal ini
Perusahaan harus mengetahui bagaimana konsumen memilih sebuah merek. - Pilihan penyalur
Pembeli harus mengambil keputusan penyalur mana yang akan dikunjungi.
Setiap pembeli mempunyai pertimbangan yang berbeda-beda dalam hal
menentukan penyalur bisa dikarenakan faktor lokasi yang dekat, harga yang
murah, persediaan barang yang lengkap dan lain-lain. - Waktu pembelian
Keputusan konsumen dalam pemilihan waktu pembelian bisa berbeda-beda,
misalnya ; ada yang membeli setiap hari,satu minggu sekali, dua minggu sekali,
tiga minggu sekali atau sebulan sekali. - Jumlah pembelian
Konsumen dapat mengambil keputusan tentang seberapa banyak produk yang
akan dibelinya pada suatu saat.pembelian yang dilakukan mungkin lebih dari
satu. Dalam hal ini Perusahaan harus mempersiapkan banyaknya produk sesuai
dengan keinginan yang berbeda-beda dari para pembeli.
Menurut Adriansyah (2012) indikator keputusan pembelian ada beberapa, yaitu
sebagai berikut : - Tujuan dalam membeli sebuah produk
- Pemrosesan informasi untuk sampai ke pemilihan produk
- Kemantapan pada sebuah produk
- Memberikan rekomendasi kepada orang lain
- Melakukan pembelian ulang
