Bauran Pemasaran Jasa


Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan alat bagi pemasar yang terdiri dari
berbagai unsur program pemasaran yang perlu dipertimbangkan agar implementasi
strategi pemasaran dan positioning yang ditetapkan dapat berjalan sukses. Unsur
bauran pemasaran jasa menurut Lupiyoadi dan Hamdani (2011) terdiri atas tujuh hal
sebagai berikut:
a Produk
Produk merupakam keseuruhan konsep objek atau proses yang
memberikan sejumlah nilai kepada konsumen. Tidak seperti pada bauran
pemasaran barang yang memiliki bentuk nyata dalam produknya, jasa
lebih pada manfaat dan nilai yang didapatkan konsumen. Produk jasa
disini disebut total produk yang mencangkup:

  • Produk inti (core product), merupakan fungsi inti produk tersebut
  • Produk yang diharapkan (expected product)
  • Produk tambahan (augmented product)
  • Produk potensial (potential product)
    Tiga unsur selain core product merupakan unsur yang potensial untuk
    dijadikan nilai tambah bagi konsumen sehingga produk tersebut berbeda
    dengan produk orang lain. b Penentuan Harga
    Untuk memutuskan strategi penentuan harga harus diperhatikan tujuan
    dari penentuan harga sendiri, antara lain sebagai berikut:
  • Bertahan
  • Memaksimalkan laba
  • Memaksimalkan penjualan
  • Gengsi dan prestis
  • Pengembalian atas investasi (return of investment – ROI)
    Metode penentuan harga antara lain sebagai berikut:
    a Penentuan harga biaya plus (cost plus pricing)
    b Penentuan harga tingkat pengembalian (rate of return pricing)
    c Penentuan harga paritas persaingan (competitive parity pricing)
    d Penentuan harga rugi (loss leading pricing)
    e Penentuan harga berdasarkan nilai (value based pricing)
    f Penentuan harga relasional (relationship pricing)
    c Tempat (Sistim Penyampain Jasa)
    Tempat dalam jasa merupakan gabungan antara lokasi dan keputusan atas
    saluran distribusi, dalam hal ini berhubungan dengan bagaimana cara
    penyampaian jasa kepada konsumen dan dimana lokasi yang strategis.
    Baik lokasi maupun saluran pemilihannya sangat tergantung pada kriteria
    pasar dan sifat jasa itu sendiri.
    d Promosi
    Bauran promosi (promotion mix) terdiri atas:
  • Iklan (advertising)
  • Penjualan perorangan (personel selling)
  • Promosi penjualan (sales promotion)
  • Hubungan masyarakat (public relation)
  • Informasi dari mulut ke mulut (word of mouth)
  • Surat pemberitahuan langsung (direct mail)
    e Orang
    Dalam hubungannya dengan pemasaran jasa orang berfungsi sebagai
    penyedia jasa sangat mempengaruhi kualitas jasa yang diberikan.
    Keputusan dalam “orang” ini berarti berhubungan dengan seleksi,
    pelatihan, motivasi, dan sumber daya manusia. Pentingnya “orang” dalam
    pemasaran jasa berkaitan erat dengan pemasaran internal. Terdapat empat
    kriteria peranan atau pengaruh dari aspek “orang” yang mempengaruhi
    konsumen sebagai berikut:
  • Contactor: “orang” di sini berinteraksi langsung dengan
    konsumen dalam frekuensi yang cukup sering dan sangat
    mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli.
  • Modifiers: “orang” di sini tidak langsung mempengaruhi
    konsumen tetapi cukup sering berhubungan dengan konsumen.
  • Influencers: “orang” di sini mempengaruhi konsumen dalam
    keputusan untuk membeli tetapi tidak secra langsung kontak
    dengan konsumen.
  • Isolated: “orang” di sini tidak secara langsung ikut serta dalam
    bauran pemasaran dan juga tidak sering bertemu dengan
    konsumen.
    21
    f Proses
    Proses dalam pemasaran jasa terkait dengan kualitas jasa yang diberikan,
    terutama dalam hal sistim penyampaian jasa. Terdapat pilihan-pilihan
    dalam unsur proses untuk menghasilkan kualitas jasa, yaitu sebagai
    berikut:
    a Kemampuan membangun proses yang menghasilkan pengurangan
    biaya, peningkatan produktivitas, dan kemudahan distribusi.
    b Kecenderungan memperbanyak kustomisasi dan fleksibilitas
    dalam produksi yang mampu menimbulkan naiknya harga
    c Kecenderungan menciptakan spesialisasi yang terkait dengan
    unsur mengurangi kompleksitas.
    d Kemampuan melakukan penetrasi pasar dengan cara menambah
    pelayanan yang diberikan
    g Layanan Konsumen
    Layanan konsumen mengarah pada aktivitas pra transaksi, saat
    transaksi, dan pasca transaksi. Strategi layanan konsumen menurut
    Lovelock dalam Lupiyoadi dan Hamdani (2011) mencangkup
    sebagai berikut:
  • Identifikasi misi jasa
  • Penentuan sasaran dari layanan konsumen
  • Perumusan strategi layanan konsumen
  • Implementasi.