Sistematika Strategi Hubungan masyarakat


Menurut Onong Uchjana Effendi (1999: 97-106), sistematika startegi Hubungan
Masyarakat meliputi:

  1. Penelitian
    Merupakan tahap kegiatan mengumpulkan data (collecting data) dan
    pengkajian fakta (fact finding), sehingga kadar intensitas penelitian ditentukan
    oleh besar kecilnya organisasi. Organisasi yang besar dengan manajemen yang
    kompleks memerlukan penelitian yang luas dan mendalam.
  2. Perencanaan
    Dalam hal ini, meskipun pada tahap pertama data yang diperoleh telah cukup
    lengkap dan faktual, namun belum tentu pada tahap pelaksanaannya akan
    efektif apabila tidak melalui tahap perencanaan ditangani secara seksama.
    Pada tahap ini Hubungan Masyarakat terlebih dahulu harus menginventarisasi
    masalah untuk selanjutnya mengkorelasikan aspek yang satu dengan aspek
    lain, sehingga dalam pelaksanaannya kelak, masalah-masalah yang akan
    menghambat proses pelaksanaan akan dapat diatasi.
  3. Penggiatan
    Merupakan tahap pelaksanaan secara aktif terhadap rencana yang sebelumnya
    telah disusun. Pada tahap ini Hubungan Masyarakat menggunakan berbagai
    sarana yang dipandang mendukung pelaksanaan. Hal penting dalam tahap ini
    adalah mekanisme kerja yang mapan sehingga koordinasi dan sinkronisasi
    akan dapat dilakukan optimal.
  4. Penilaian
    Tahap penilaian dilakukan untuk mengetahui dan mengkaji pelaksanaan suatu
    rencana yang terdiri atas program-program yang di dalam penyusunannya
    ditunjang oleh hasil penelitian yang dilaksanakan sebagaimana mestinya. Pada
    tahap penilaian, ditelaah apakah rencana yang ditunjang dengan hsil penelitian
    dapat dilaksanakan secara maksimal; dengan kata lain apakah pelaksanaan
    tersebut sesuai dengan rencana. Singkatnya, Penilaian merupakan tahap yang
    tidak boleh diabaikan dalam strategi hubungan masyarakat.