Manfaat Brand Image


Menurut Hasan (2013:215), manfaat brand image terbagi dua, yaitu:

  1. Manfaat bagi pelanggan
    Ada tiga alasan sekaligus manfaat penting bagi pelanggan dari
    sebuah merek yang memiliki citra positif:
    a. Sebuah merek yang kuat akan memudahkan konsumen untuk
    mengevaluasi, menimbang dan membuat keputusan membeli
    dari semua rincian nilai-nilai yang terkait dengan kinerja
    produk, harga, pengiriman, garansi dan lain-lain.
    b. Sebuah merek yang kuat membuat pelanggan merasa oercaya
    diri dalam pilihan mereka, meyederhanakan pilihan sehari-
    hari (untuk kebutuhan dasar).
    c. Sebuah merek yang kuat membuat pelanggan merasi lebih
    puas dengan pembelian mereka, memberikan manfaat dan
    ikatanemosional (untuk produk perawatan pribadi).
  2. Manfaat bagi produsen atau perusahaan
    a. Harga premium, sebuah merek dengan citra positif akan
    menciptakan margin yang lebih besar dan walaupun ada
    tekananuntuk menjual dengan harga rendah atau menawarkan
    diskon, akan tetapi relatif tidak atau kurang rentan terhadap
    kekuatan kompetitif.
    b. Klaim produk, sebuah merek dengan citra yang kuat akan
    menciptakan orang-orang melakukan permintaan secara
    khusus, orang akan mencari merek yang mereka inginkan.
    c. Kompetitif partier, sebuah merek yang kuat mampu bertindak
    sebagai penghalang untuk beralih ke produk lain.
    d. Komunikasi pemasaran lebih diterima, perasaan positif
    tentang suatu merek akan mengakibatkan orang mampu
    menerima baru terhadap kinerja produk dan mereka akan
    welcome, sehingga lebih mudah dibujuk untuk membeli lebih
    banyak.
    e. Pengembangan merek, sebuah merek yang terkenal menjadi
    platform untuk pengembangan/menambah produk baru
    karena beberapa aspek dari citra positif yang berpengaruh dan
    membatudalam peluncuran produk baru.
    f. Kepuasan pelanggan, sebuah citra positif akan memberikan
    tingkat kepuasan pelanggan ketika mereka menggunakan
    produk. Mereka akan merasa lebih yakin membelinya.
    Pelanggan tidak menemukan alasan untuk membeli merek
    lain atau dari pemasok lain.
    g. Jaringan distribusi, sebuah merek yang kuat lebih mudak
    dijual ke pedagang grosir dan distributor yangg ssangat
    reoinsif terhadap apa yang diinginkan oleh pelanggan
    mereka.
    h. Perizinan dan peluang, sebuah merek yang kuat dapat
    mendukung transaksi usaha patungan atau mengizinkan
    merek dilisensikan untuk digunakan dalam aplikasi baru atau
    di negara lain (tebuka bagi semua orang atau negara
    manapun).
    i. Nilai harga jual yang lebih tinggi, sebuah perusahaan dengan
    nama merek good will yang baik akan mendapatkan premi
    yang lebih tinggi jika akan dijual