Untuk memperoleh hasil pengendalian yang efektif, maka pengendalian
terhadap kualitas suatu produk dapat dilaksanakan menggunakan standar –
standar pengendalian kualitas, karena tidak semua hasil produksi sesuai seperti
yang diharapkan. Menurut Suyadi Prawirosentono (2007:74) terdapat beberapa
standar pengendalian atau pengawasan yang bisa digunakan oleh perusahaan
dan dilakukan secara bertahap yang terdiri dari :
- Pemeriksaan dan pengawasan kualitas bahan mentah, kualitas bahan
dalam proses dan kualitas produk jadi. Demikian pula standar jumlah
dan komposisinya. - Pemeriksaan atas produk sebagai hasil proses pembuatan. Hal ini
berlaku untuk barang jadi dan setengah jadi. Pemeriksaan yang
dilakukan tersebut memberi gambaran apakah proses berjalan seperti
yang telah ditetapkan atau tidak. - Pemeriksaan cara pengemasan dan pengiriman barang ke konsumen.
- Mesin, tenaga kerja, dan fasilitas lainnya yang dipakai dalam proses
produksi harus juga diawasi sesuai dengan standar.
