Perusahaan perlu memahami berbagai dimensi yang dijadikan acuan
oleh konsumen dalam membedakan produk perusahaan dari produk pesaing.
Secara garis besar Indikator kualitas makanan adalah sebagai berikut (26):
a. Penampilan: Penampilan visual adalah kesan pertama yang diterima
konsumen terhadap makanan. Indikator ini meliputi warna, kilau, dan
presentasi makanan yang secara keseluruhan memengaruhi daya
tariknya.
b. Rasa: Rasa yang enak khas adalah perpaduan cita rasa seimbang yang
mencerminkan keunikan bahan, bumbu, dan cara pengolahan suatu
masakan, sehingga memberikan kenikmatan tersendiri yang
membedakannya dari makanan lain.
c. Porsi: Ukuran atau jumlah makanan yang disajikan harus sesuai
dengan ekspektasi konsumen. Porsi yang tepat menciptakan kepuasan,
baik secara nutrisi maupun estetika.
Menurut Namkung dan Jang kualitas makanan dapat diukur
dengan beberapa indikator, yaitu:
a. Presentation of food, tampilan suatu makanan saat disajikan harus
terlihat baik karena merupakan faktor yang penting.
b. Variations of menu, menu makanan dan minuman yang ditawarkan
beragam.
c. Taste, makanan yang disajikan memiliki cita rasa yang baik dan sesuai
dengan yang diinginkan pelanggan
