Proses Keputusan Pembelian


Perilaku pembelian konsumen merupakan suatu rangkaian tindakan fisik maupun mental
yang dialami konsumen ketika ingin melakukan pembelian produk tertentu. Tahap proses
keputusan pembelian menurut Malau (2018:236-238) terdiri dari :

  1. Membutuhkan Pengakuan
    Proses pembelian dimulai dengan pengenalan kebutuhan pembeli mengakui ada masalah
    atau kebutuhan. Kebutuhan dapat dipicu stimulus internal ketika salah satu kebutuhan normal
    seseorang, kebutuhan juga dapat dipicu oleh rangsangan eksternal. Pada tahap ini pemasar
    harus meneliti konsumen untuk mengetahui apa jenis kebutuhan atau masalah yang muncul,
    apa yang menyebabkan, dan bagaimana mereka memimpin konsumen kepada produk
    tertentu.
  2. Pencarian Informasi
    Setelah konsumen menyadari adanya kebutuhan terhadap produk terentu, selanjutnya
    konsumen tersebut mencari informasi, baik yang berasal dari pengetahuanya maupun dari
    luar. Sumber informasi konsumen digolongkan kedalam empat kelompok, yaitu:
    a. Sumber pribadi yang berasal dari keluarga, teman, tetangga, dan kenalan
    b. Sumber komersial yang berasal dari iklan, wiraniaga, penyalur, dan kemasan
    c. Sumber publik yang berasal dari media masa, organisasi penentu peringkat konsumen
    d. Sumber pengalaman yang terdiri dari pengalaman dalam penanganan, pengkajian dan
    pemakaian produk.
  3. Mengevaluasi Alternatif
    Pemasar harus mempelajari pembeli untuk mengetahui bagaimana mereka benar-benar
    mengevaluasi alternative merek. Jika pemasar mengetahui apa yang terjadi dalam proses
    evaluative, mereka dapat mengambil langkah-langkah untuk mempengaruhi keputusan
    pembelia